Pecahkan Rekor Dunia, Robot Humanoid Terkecil Seukuran Pena
Senin, 05 Februari 2024 - 07:16 WIB
loading...
A
A
A
Setelah merakit lengan, menggunakan servo untuk memungkinkan pergerakan bahu dan siku, tim ini mulai menguji penempatan baterai dan papan kontrol.
Baca Juga: Robot Humanoid Buatan Indonesia, Bisa Joget hingga Olahraga
Unit baterai awal digunakan ternyata terlalu besar dan berat untuk dipegang oleh robot, sehingga diganti baterai lithium-ion 7,4V yang lebih kecil. Akhirnya, papan kontrol dipasang pada bagian belakang robot, memungkinkannya dikendalikan melalui tombol onboard.
Robot ini juga dapat dikendalikan melalui aplikasi seluler yang disertakan dengan papan kontrol servo, memungkinkan dilakukannya tindakan yang telah diprogram sebelumnya.
Selain mencapai rekor dunia , robot ini diklaim berbiaya rendah dan dapat diisi ulang. Rencananya robot ini akan diikutsertakan dalam lokakarya pendidikan STEAM (sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika) bagi etnis minoritas dan keluarga berpenghasilan rendah. "Kami juga berencana untuk membuka sumber desain dan kode pemrograman untuk lebih lanjut mendorong tujuan kami dalam mempromosikan pendidikan STEAM," kata Isaac.
Baca Juga: Robot Humanoid Buatan Indonesia, Bisa Joget hingga Olahraga
Unit baterai awal digunakan ternyata terlalu besar dan berat untuk dipegang oleh robot, sehingga diganti baterai lithium-ion 7,4V yang lebih kecil. Akhirnya, papan kontrol dipasang pada bagian belakang robot, memungkinkannya dikendalikan melalui tombol onboard.
Robot ini juga dapat dikendalikan melalui aplikasi seluler yang disertakan dengan papan kontrol servo, memungkinkan dilakukannya tindakan yang telah diprogram sebelumnya.
Selain mencapai rekor dunia , robot ini diklaim berbiaya rendah dan dapat diisi ulang. Rencananya robot ini akan diikutsertakan dalam lokakarya pendidikan STEAM (sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika) bagi etnis minoritas dan keluarga berpenghasilan rendah. "Kami juga berencana untuk membuka sumber desain dan kode pemrograman untuk lebih lanjut mendorong tujuan kami dalam mempromosikan pendidikan STEAM," kata Isaac.
(msf)
Lihat Juga :