Kenapa Serangga Suka Cahaya, Ternyata Ini Jawabannya

Rabu, 31 Januari 2024 - 11:10 WIB
loading...
Kenapa Serangga Suka...
Jawaban Serangga Suka Cahaya. FOTO/ IFL SCience
A A A
LONDON - Sebuah studi terbaru yang diterbitkan di jurnal Nature Communications mengungkap alasan di balik ketertarikan serangga terhadap cahaya buatan.

BACA JUGA - Kenalkan, Ini Bathynomus "Serangga" Raksasa dari Laut Jawa

Seperti dilansir dari Wion News, studi ini menemukan bahwa serangga menggunakan cahaya untuk bernavigasi, dan cahaya buatan dapat membingungkan mereka.

Salah satu teori yang paling populer untuk menjelaskan ketertarikan serangga terhadap cahaya buatan adalah teori fototaksis.

Teori ini menyatakan bahwa serangga memiliki sel-sel fotoreseptor di mata mereka yang sensitif terhadap cahaya. Sel-sel ini mengirim sinyal ke otak serangga, yang kemudian mengontrol arah terbangnya.

Menurut teori ini, serangga tertarik pada cahaya karena mereka menggunakan cahaya untuk bernavigasi. Pada siang hari, serangga menggunakan matahari sebagai panduan. Namun, pada malam hari, serangga menggunakan bintang atau bulan.

Cahaya buatan dapat membingungkan serangga karena intensitasnya yang tinggi dan tidak merata. Cahaya alami, seperti matahari atau bulan, memiliki intensitas yang lebih rendah dan lebih merata.

Hal ini dapat menyebabkan serangga terbang mengelilingi sumber cahaya buatan, sehingga membuat mereka keliru dalam navigasi.

Studi terbaru yang diterbitkan di jurnal Nature Communications mendukung teori fototaksis. Studi ini menemukan bahwa serangga menggunakan cahaya untuk bernavigasi, dan cahaya buatan dapat membingungkan mereka.

Dalam studi ini, para peneliti menggunakan model komputer untuk memodelkan perilaku serangga di sekitar cahaya buatan. Mereka menemukan bahwa serangga cenderung terbang mengelilingi sumber cahaya buatan, daripada terbang langsung ke arahnya.

Para peneliti juga menemukan bahwa perilaku ini lebih umum terjadi pada serangga yang memiliki mata yang lebih besar. Hal ini karena mata yang lebih besar memiliki lebih banyak sel fotoreseptor, sehingga serangga lebih sensitif terhadap cahaya.

Penemuan ini memiliki implikasi penting bagi lingkungan. Cahaya buatan dapat menjadi sumber gangguan bagi serangga, dan dapat menyebabkan mereka tersesat atau terbunuh.

Para peneliti menyarankan agar cahaya buatan dirancang dengan cara yang tidak menarik bagi serangga. Misalnya, cahaya buatan dapat diubah intensitas atau distribusinya agar lebih mirip dengan cahaya alami.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved