Mozilla Sebut Aturan Baru Browser Apple Menyakitkan untuk Firefox

Senin, 29 Januari 2024 - 09:29 WIB
loading...
Mozilla Sebut Aturan...
Mozilla Sebut Aturan Baru Browser Apple Menyakitkan. FOTO/ DAILY
A A A
WASHINGTON - Mozilla mengatakan aturan browser baru Apple sangat menyakitkan untuk Firefox. Aturan tersebut, yang diberlakukan pada bulan Januari 2024, mengizinkan peramban pihak ketiga menggunakan mesin mereka sendiri di iOS di wilayah Uni Eropa.

BACA JUGA - Cara Berpindah Tab dengan Scrolling Mouse di Mozilla Firefox

Seperti dilansir dari The Verge, Senin (29/1/2024), Namun, Mozilla berpendapat bahwa pembatasan yang diterapkan Apple justru menyulitkan browser lain seperti Firefox.

Aturan tersebut mengharuskan peramban pihak ketiga menggunakan mesin rendering milik Apple, WebKit.

Mozilla berpendapat bahwa hal ini akan membuat peramban pihak ketiga lebih sulit untuk bersaing dengan Safari, peramban default Apple yang menggunakan WebKit.

"Apple sengaja mempersulit kompetitor Safari untuk memberikan pilihan dan persaingan yang sesungguhnya kepada pengguna," kata Damiano DeMonte, juru bicara Mozilla.

Mozilla juga mengatakan bahwa aturan tersebut melanggar peraturan antimonopoli Uni Eropa. Perusahaan tersebut telah mengajukan gugatan ke Komisi Eropa, komisi antimonopoli Uni Eropa.

Aturan browser baru Apple telah menuai kritik dari berbagai pihak. Selain Mozilla, Google dan Microsoft juga telah mengkritik aturan tersebut.

Google mengatakan bahwa aturan tersebut akan "mengurangi pilihan dan inovasi" bagi pengguna. Microsoft mengatakan bahwa aturan tersebut akan "menghambat persaingan" di pasar browser.

Belum jelas bagaimana aturan browser baru Apple akan berdampak pada Firefox. Namun, Mozilla mengatakan bahwa aturan tersebut akan membuat Firefox lebih sulit untuk bersaing dengan Safari.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Rekomendasi
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
AHRT Raih 2 Podium pada...
AHRT Raih 2 Podium pada Race 1 ARRC Jepang, Irfan dan Herjun Tembus Tiga Besar
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved