Penyakit Kelamin Sifilis Sudah Ada di Amerika Sejak 2.000 Tahun Lalu

Minggu, 28 Januari 2024 - 20:26 WIB
loading...
Penyakit Kelamin Sifilis...
Penyakit Kelamin Sifilis Sudah Ada Sejak 2.000 Tahun Lalu di Amerika. FOTO/ IFL Science
A A A
LIMA - Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature pada bulan Januari 2024 menemukan bahwa penyakit kelamin sifilis telah ada di Amerika Selatan setidaknya 2.000 tahun yang lalu.

BACA JUGA - Penyakit Kronis Para Diktator, Hitler Parkinson Mussolini Sifilis

Penelitian ini dilakukan oleh para ilmuwan dari Universitas Zürich di Swiss, yang menganalisis genom bakteri Treponema pallidum, penyebab sifilis, dari sisa-sisa manusia prasejarah yang ditemukan di Gua Lapa do Santo, Brasil.

Genom T. pallidum dari sisa-sisa manusia prasejarah ini dianalisis menggunakan teknik DNA purba.

Hasil analisis menunjukkan bahwa strain T. pallidum yang ditemukan di Gua Lapa do Santo sangat mirip dengan strain T. pallidum yang menyebabkan sifilis di Amerika Selatan saat ini.

Hal ini menunjukkan bahwa sifilis telah ada di Amerika Selatan selama ribuan tahun dan telah berevolusi secara bertahap selama waktu itu.

Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang sejarah sifilis. Sebelumnya, para ilmuwan percaya bahwa sifilis berasal dari Eropa dan dibawa ke Amerika oleh para penjajah Spanyol dan Portugis pada abad ke-16. Namun, penemuan ini menunjukkan bahwa sifilis telah ada di Amerika Selatan jauh sebelum kedatangan orang Eropa.

Penemuan ini juga memiliki implikasi penting untuk memahami penyebaran sifilis. Hal ini menunjukkan bahwa sifilis dapat menyebar secara alami di Amerika Selatan, tanpa perlu adanya kontak dengan orang Eropa.

Hal ini dapat membantu para ilmuwan untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mencegah penyebaran sifilis.

Berikut adalah beberapa poin penting dari penelitian ini:
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asteroid 2024 YR4 Diklaim...
Asteroid 2024 YR4 Diklaim Akan Menabrak Bulan
Peta Geologi Bumi dengan...
Peta Geologi Bumi dengan Lempeng Tektonik Terbaru Diterbitkan
China Luncurkan Robot...
China Luncurkan Robot Tangan yang Punya Sensitivitas seperti Jari Manusia
Kota Kelahiran Cleopatra...
Kota Kelahiran Cleopatra Ditemukan setelah Ribuan Tahun Menghilang
Elon Musk Tegaskan Akan...
Elon Musk Tegaskan Akan Bertahan di Gedung Putih hingga Misi DOGE Tuntas
Jamur di kaki Katak...
Jamur di kaki Katak Bikin Ilmuwan Ketakutan, Ini Penyebabnya
Fosil Nenek Moyang Manusia...
Fosil Nenek Moyang Manusia Berusia 1 Juta Tahun Ditemukan
Racun di Danau Laguna...
Racun di Danau Laguna Verde Diklaim seperti Air di Mars
Bukti Perselingkuhan...
Bukti Perselingkuhan Ratu Cleopatra Terungkap Tanpa Tes DNA
Rekomendasi
Kiko Season 4 Eps Robo-Ruckus,...
Kiko Season 4 Eps Robo-Ruckus, Minggu, 6 April 2025 Jam 06.00 Pagi di RCTI
Arus Balik Lebaran 2025,...
Arus Balik Lebaran 2025, ASDP Catat Jumlah Penumpang Menurun 31 Persen
Pihak Ketiga Berusaha...
Pihak Ketiga Berusaha Gagalkan Perundingan AS-Rusia, Siapa Mereka?
Berita Terkini
Dituduh Pindah Warganegara...
Dituduh Pindah Warganegara Singapura, Pendiri ByteDance Zhang Yiming Angkat Bicara
3 jam yang lalu
Bantu Pemain Menang,...
Bantu Pemain Menang, Microsoft Luncurkan Copilot for Gaming
3 jam yang lalu
Asteroid 2024 YR4 Diklaim...
Asteroid 2024 YR4 Diklaim Akan Menabrak Bulan
4 jam yang lalu
Peta Geologi Bumi dengan...
Peta Geologi Bumi dengan Lempeng Tektonik Terbaru Diterbitkan
6 jam yang lalu
China Luncurkan Robot...
China Luncurkan Robot Tangan yang Punya Sensitivitas seperti Jari Manusia
15 jam yang lalu
Kota Kelahiran Cleopatra...
Kota Kelahiran Cleopatra Ditemukan setelah Ribuan Tahun Menghilang
16 jam yang lalu
Infografis
Petinju Legendaris George...
Petinju Legendaris George Foreman Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved