Mengenal Bom Cluster RBK-250, Penebar Maut Massal yang Dilarang Dunia

Jum'at, 26 Januari 2024 - 09:26 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Hadapi Bom Cluster AS, Rusia Siap Gunakan Senjata Paling Berbahaya Ini

Dampak bom cluster di Suriah


Penggunaan RBK-250 ZAB-2.5. teridentifikasi terjadi di Ghouta timur. Slogan "Assad atau kita bakar negeri ini," yang digunakan oleh pendukung Bashar al-Assad di awal konflik, menjadi kenyataan bagi penduduk Ghouta timur.

Mereka dihujani bom cluster RBK-250 ZAB-2.5 baik oleh pasukan udara Suriah maupun Rusia. Dampak serangan-serangan ini didokumentasikan dalam laporan Breaking Aleppo dari Atlantic Council.

Setidaknya 25 serangan bom cluster dilaporkan terjadi di Ghouta timur antara 1 Februari dan 8 April. Cedera yang disebabkan oleh senjata-senjata ini sangat traumatis ketika terjadi di bawah kondisi pengepungan, karena pemerintah Suriah bersikeras untuk membatasi obat-obatan darurat dan peralatan medis untuk perawatan luka bakar dari jumlah konvoi bantuan yang diperbolehkannya masuk ke daerah yang dikepung.

Breaking Aleppo juga mencatat penggunaan secara luas bom cluster dalam operasi militer pemerintah Suriah di timur Aleppo, dan berbagai laporan dari lembaga-lembaga internasional dan organisasi non-pemerintah telah menyoroti penggunaan terus-menerus mereka dalam konflik ini.

Kementerian Pertahanan Rusia dengan tegas membantah menggunakan jenis sistem senjata ini dan pada tahun 2015 menyatakan bahwa laporan Amnesty International tentang penggunaan senjata ini dalam konflik adalah "palsu."

Namun, rekaman yang diambil di pangkalan udara Hmeimim Rusia, dan kemudian disiarkan oleh Russia Today (RT) pada 8 Juni 2016, secara tidak sengaja mengungkap penggunaan bom cluster oleh Angkatan Udara Rusia. Sebagian dari rekaman, yang sejak itu dihapus, dengan jelas menunjukkan pesawat Shukhoi Su-34, jenis pesawat yang hanya digunakan oleh Rusia, yang dimuat dengan amunisi gugus penghancur RBK-500 ZAB-2.5S/M. Kementerian Pertahanan Rusia terus membantah penggunaan senjata tersebut.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
WhatsApp, Facebook,...
WhatsApp, Facebook, dan Instagram Diblokir Total di Rusia
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Rekomendasi
Ikuti Audisi Miss Indonesia...
Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026, Athaema Eswari Jumhur Sudah Persiapkan Sejak 2024
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Infografis
Mengenal Child Grooming:...
Mengenal Child Grooming: Bahaya Manipulasi Psikologis yang Dialami Aurelie Moeremans
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved