Berada di Tahun yang Tidak Aman, Jam Kiamat Disetel Ulang Malam Ini

Selasa, 23 Januari 2024 - 19:08 WIB
loading...
A A A
Pada 1949, Uni Soviet menguji senjata nuklir pertamanya, dan sebagai reaksi terhadap hal ini, editor Buletin memindahkan jarum Jam Kiamat dari tujuh menjadi tiga menit ke tengah malam.

Tengah malam menandai titik teoritis pemusnahan. Pemusnahan yang terjadi karena ancaman apokaliptik seperti dari ketegangan politik, senjata, teknologi, perubahan iklim, dan bahkan penyakit pandemi.

Dengan melakukan itu, dia mengaktifkan Jam Kiamat, mengubahnya dari metafora statis menjadi dinamis.

Jam Kiamat kelak akan berkembang menjadi simbol peringatan kepada "publik tentang seberapa dekat kita dengan kehancuran dunia kita dengan teknologi berbahaya buatan kita sendiri. Ini adalah metafora, pengingat akan bahaya yang harus kita atasi jika kita ingin bertahan hidup di planet ini".

Seperti dilansir dari Daily Mail, Selasa (23/1/2024), jam ini dilihat sebagai representasi visual untuk memperingatkan masyarakat global tentang berbagai faktor yang dapat berdampak negatif terhadap planet ini.

Jam Kiamat terakhir diubah pada 24 Januari 2023 dan dimajukan ke 90 detik menuju tengah malam, yang paling dekat dengan bencana global yang pernah terjadi. Alasannya mengacu pada perang Rusia-Ukraina yang hingga Februari ini akan berlangsung selama dua tahun dan menimbulkan ancaman nuklir dari Rusia.

Jam tersebut disetel ke 17 menit menjelang tengah malam, yang merupakan waktu terjauh yang pernah ditetapkan—pada tahun 1991 setelah puncak Perang Dingin dan penandatanganan Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis oleh AS dan Uni Soviet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Kiamat Militer AS di...
Kiamat Militer AS di Timur Tengah? Iran Hancurkan 16 Pangkalan AS
Rekomendasi
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
10 Pengusaha Sukses...
10 Pengusaha Sukses yang Memulai Bisnis di Usia 50 Tahun ke Atas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved