5 Senjata Paling Mematikan Iran, Bikin Israel dan Amerika Ketar-ketir
Kamis, 18 Januari 2024 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A

Pada 3 Januari 2020, serangan drone AS menewaskan pemimpin milisi senior Irak Abu Mahdi al-Muhandis dan Komandan Pasukan Quds IRGC Qasem Soleimani di Baghdad. Iran merespons dengan mengebom pangkalan AS di Irak dengan misil balistik. Sebagai penghormatan kepada komandan Irak yang terbunuh itu, Iran Aviation Industries Organization (IAIO) menamai rudal jelajah angkatan laut Iran yang terbaru dan paling canggih dengan namanya.
Diperkenalkan pada Agustus 2020, Abu Mahdi adalah rudal jelajah naval sepanjang 6 meter, lebar 0,55 meter, berat 1.650 kilogram dengan rentang sayap 3,1 meter dan hulu ledak bahan peledak tinggi seberat 410 kilogram.
Ditenagai oleh mesin turbojet Toloue, misil ini mampu terbang dengan kecepatan subsonik sekitar 900 km per jam. Abu Mahdi memiliki jangkauan lebih dari 1.000 km, nyaris tiga kali lipat generasi sebelumnya dan dilengkapi dengan pemandu berbasis satelit, serta radar aktif dan pasif.
Rudal Abu Mahdi dapat diluncurkan dari darat, kapal perang, atau dari jet tempur. Abu Mahdi menahbiskan Iran menjadi anggota kelompok kecil negara-negara yang memiliki kemampuan memproduksi rudal jelajah anti-kapal jarak jauh. Belum diketahui berapa banyak rudal Abu Mahdi yang telah diproduksi oleh Iran. Yang jelas jika dikerahkan dalam jumlah besar, makan akan memberikan kendali penuh kepada militer Iran atas perairan Teluk Persia, Teluk Oman, dan hampir seluruh Laut Arab.
Baca Juga: Shahab-3, Rudal Iran Paling Menakutkan Penjangkau Seluruh Timur Tengah Termasuk Israel
3. Drone Mohajer-10
Selain misil canggih, Iran juga jago melahirkan drone mematikan. Baik drone bertenaga roket dan turboprop, rekognisi, serangan jarak jauh, kamikaze, dan drone sayap terbang. Salah satu drone terbaru Iran adalah Mohajer-10. UAV multipurpose ini dirancang untuk misi pengawasan dan superioritas spektrum panjang.
Diperkenalkan pada 2023, drone berukuran panjang 6,5x4,2x18,2 meter ini memiliki jangkauan operasional hingga 2.000 km, waktu daya tahan 24 jam, ketinggian terbang maksimum 7 km, dan kecepatan maksimum hingga 210 km per jam.
Drone Mohajer-10 memiliki kapasitas muatan 300 Kg dan dapat disesuaikan untuk membawa persenjataan maupun peralatan lain. Mohajer-10 adalah varian terbaru dari keluarga drone seri Mohajer sejak tahun 1980-an dan Perang Iran-Irak, di mana militer Republik Islam pertama kali menyadari pentingnya drone dalam peperangan modern.
Baca Juga: Rusia Barter Uang Tunai Rp2 Triliun dan Rudal Barat dengan Drone Iran
4. Sevom Khordad
Kemampuan rudal dan drone Iran tidak akan banyak berarti tanpa kehadiran sistem pertahanan mumpuni. Oleh karena itu, Iran juga menciptakan sistem pertahanan udara untuk melindungi wilayahnya. Salah satu sistem pertahanan udara Iran adalah Sevom Khordad.Lihat Juga :