Nikon, Sony dan Canon Uji Coba Teknologi Baru untuk Bedakan Foto Asli dan Buatan AI
Kamis, 04 Januari 2024 - 19:03 WIB
loading...
Nikon, Sony, dan Canon tengah menguji coba teknologi baru yang bisa membedakan foto asli dan buatan AI. (Foto: Tech Spot)
A
A
A
JAKARTA - Masalah foto asli dan foto palsu atau editan belakangan mencuat setelah teknologi artificial intelligence (AI) mampu menghasilkan gambar mirip asli secara massif.
Untuk mengatasi masalah ini, sejumlah pabrikan kamera Jepang diam-diam tengah menguji coba teknologi otentikasi baru yang bisa membedakan foto asli dan editan. Nantinya akan tersemat watermark di setiap foto yang dihasilkan.
Nikon, Sony, dan Canon adalah pabrikan yang berencana melakukan hal tersebut. Menurut perusahaan, langkah ini akan melindungi para jurnalis dari maraknya foto palsu yang dihasilkan oleh artificial intelligence (AI).
Ketiga pabrikan secara kolaboratif akan mengembangkan teknologi baru yang menampilkan tanda tangan digital yang tahan terhadap konten palsu. Sehingga para jurnalis bisa lebih cermat dalam menyisipkan foto di medianya.
Baca Juga: Mengenal PIGEON, Teknologi AI Terbaru yang Bisa Mengungkap Lokasi dari Foto
Teknologi watermark yang inovatif ini diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam kamera yang diluncurkan pada 2024. Watermark yang ditambahkan akan mencakup informasi penting seperti tanggal, waktu, lokasi, dan bahkan identitas fotografer.
Selain itu, perusahaan akan memperkenalkan layanan verifikasi berbasis web untuk mengautentikasi foto secara gratis. Untuk gambar yang dilengkapi dengan watermark, situs web verifikasi akan menampilkan tanggal dan kredensial tertanam lainnya.
Untuk mengatasi masalah ini, sejumlah pabrikan kamera Jepang diam-diam tengah menguji coba teknologi otentikasi baru yang bisa membedakan foto asli dan editan. Nantinya akan tersemat watermark di setiap foto yang dihasilkan.
Nikon, Sony, dan Canon adalah pabrikan yang berencana melakukan hal tersebut. Menurut perusahaan, langkah ini akan melindungi para jurnalis dari maraknya foto palsu yang dihasilkan oleh artificial intelligence (AI).
Ketiga pabrikan secara kolaboratif akan mengembangkan teknologi baru yang menampilkan tanda tangan digital yang tahan terhadap konten palsu. Sehingga para jurnalis bisa lebih cermat dalam menyisipkan foto di medianya.
Baca Juga: Mengenal PIGEON, Teknologi AI Terbaru yang Bisa Mengungkap Lokasi dari Foto
Teknologi watermark yang inovatif ini diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam kamera yang diluncurkan pada 2024. Watermark yang ditambahkan akan mencakup informasi penting seperti tanggal, waktu, lokasi, dan bahkan identitas fotografer.
Selain itu, perusahaan akan memperkenalkan layanan verifikasi berbasis web untuk mengautentikasi foto secara gratis. Untuk gambar yang dilengkapi dengan watermark, situs web verifikasi akan menampilkan tanggal dan kredensial tertanam lainnya.
Lihat Juga :