Kapal Induk China Fujian Jalani Uji Penambatan, Sistem Peluncuran Elektromagnetik Jadi Sorotan

Rabu, 03 Januari 2024 - 21:49 WIB
loading...
Kapal Induk China Fujian...
Kapal induk China Type 003 Fujian menjalani pengujian penambatan untuk memastikan kinerja mesin utama di galangan kapal Changxing Jiangnan, Shanghai. Foto/CCTV/The War Zone
A A A
BEIJING - Kapal induk China Type 003 Fujian menjalani pengujian penambatan untuk memastikan kinerja mesin utama di galangan kapal Changxing Jiangnan, Shanghai. Saat pengujian kapal induk pertama yang sepenuhnya buatan China, terlihat menggunakan sistem peluncur ketapel (catapuls) bukan dek peluncur (ski jump).

Dikutip dari laman The War Zone, Rabu (3/1/2024), kapal induk Fuian Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (People's Liberation Army Navy/PLAN) China adalah yang pertama menggunakan sistem ketapel.

Diluncurkan pada bulan Juni 2022, kapal induk Fujian yang dikembangkan di dalam negeri memiliki fitur sistem lepas landas dengan bantuan ketapel dan pendaratan pengait kabel (catapult-assisted takeoff but arrested recovery/CATOBAR).

Baca juga; Spesifikasi Fujian, Kapal Induk China yang Paling Canggih

Berbeda dari dua kapal induk China lainnya, Type 001 Liaoning dan Type 002 Shandong, yang menggunakan sistem short takeoff but pressed recovery (STOBAR). Kedua kapal induk yang sudah dioperasikan China ini meluncurkan pesawat dengan kekuatannya melalui ski jump dan mendarat menggunakan kabel arester.

Dalam video yang dirilis oleh jaringan televisi pemerintah China, CCTV, terlihat kapal induk Fujian ditemani dua kapal tunda saat uji tambatan. Selain itu, terlihat sangat jelas tiga ketapel dek penerbangan dipasang secara penuh, terdiri dari dua ketapel busur dan satu ketapel pinggang, di dek penerbangan miring.
Kapal Induk China Fujian Jalani Uji Penambatan, Sistem Peluncuran Elektromagnetik Jadi Sorotan


Sistem peluncuran ketapel berwarna merah menggunakan sistem peluncuran pesawat elektromagnetik atau electromagnetic aircraft launch system (EMALS) catapults. Sistem ketapel EMALS menawarkan serangkaian keunggulan dibandingkan ketapel berbasis tenaga uap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
Iran Siapkan Kapal Selam...
Iran Siapkan Kapal Selam Mini Ghadir Penghancur Kapal Induk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Rekomendasi
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved