Al-Qaeda dan ISIS Dituding Gunakan AI untuk Cuci Otak
Rabu, 03 Januari 2024 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2019, Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan tentang meningkatnya penggunaan chatbots oleh kelompok-kelompok teroris. Peringatan tersebut memperingatkan bahwa chatbots dapat digunakan untuk merekrut orang, menyebarkan propaganda, dan mengorganisir serangan.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari upaya rekrutmen chatbot. Salah satu cara adalah untuk berhati-hati tentang siapa yang Anda ajak bicara secara online. Jika Anda menerima pesan dari seseorang yang Anda tidak kenal, berhati-hatilah terhadap apa yang mereka katakan.
Cara lain untuk melindungi diri adalah untuk memblokir chatbots yang mencurigakan. Ada beberapa alat yang tersedia yang dapat membantu Anda memblokir chatbots.
Jika Anda merasa bahwa Anda telah menjadi sasaran upaya rekrutmen chatbot, penting untuk melaporkannya kepada pihak berwenang. Anda juga dapat menghubungi organisasi yang membantu orang-orang yang rentan terhadap radikalisasi.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari upaya rekrutmen chatbot. Salah satu cara adalah untuk berhati-hati tentang siapa yang Anda ajak bicara secara online. Jika Anda menerima pesan dari seseorang yang Anda tidak kenal, berhati-hatilah terhadap apa yang mereka katakan.
Cara lain untuk melindungi diri adalah untuk memblokir chatbots yang mencurigakan. Ada beberapa alat yang tersedia yang dapat membantu Anda memblokir chatbots.
Jika Anda merasa bahwa Anda telah menjadi sasaran upaya rekrutmen chatbot, penting untuk melaporkannya kepada pihak berwenang. Anda juga dapat menghubungi organisasi yang membantu orang-orang yang rentan terhadap radikalisasi.
(wbs)
Lihat Juga :