Jepang Siapkan Robot Resilience, Pendarat Bulan Kecil untuk Misi Ke-2 Tahun 2024
Minggu, 31 Desember 2023 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
Ini akan menjadi upaya kedua ispace dalam pendaratan di bulan setelah kesalahan navigasi yang menyebabkan kecelakaan pada upaya pertamanya pada tahun 2023. Misi bulan pertama, pendarat Hakuto-R, diluncurkan pada Desember 2022 tetapi jatuh saat diluncurkan pada bulan April.
Komputer di dalam pesawat ruang angkasa salah menghitung ketinggian, menyebabkan pendaratan darurat. Misi 2 cukup dekat dengan pendarat Hakuto-R yang memiliki massa sekitar 1.000 kg.
“Namun misi baru ini memiliki perangkat lunak dan penyesuaian lain berdasarkan apa yang terjadi selama Misi 1,” keterangan ispace. Pendarat bulan ini diberi nama Resilience (ketahanan) selaras dengan moto perusahaan “Never Quit the Lunar Quest.”
Baca juga; Mengenal Robot Bola Rolly-Polly dalam Misi Pendarat Bulan SLIM Jepang
Setelah Misi 2 akan datang Misi 3, yang dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2026. Misi tersebut akan menggunakan pendarat bulan Apex 1.0, pendarat yang lebih besar dengan perkiraan kapasitas muatan 1.100 pon atau 500 kg.
Komputer di dalam pesawat ruang angkasa salah menghitung ketinggian, menyebabkan pendaratan darurat. Misi 2 cukup dekat dengan pendarat Hakuto-R yang memiliki massa sekitar 1.000 kg.
“Namun misi baru ini memiliki perangkat lunak dan penyesuaian lain berdasarkan apa yang terjadi selama Misi 1,” keterangan ispace. Pendarat bulan ini diberi nama Resilience (ketahanan) selaras dengan moto perusahaan “Never Quit the Lunar Quest.”
Baca juga; Mengenal Robot Bola Rolly-Polly dalam Misi Pendarat Bulan SLIM Jepang
Setelah Misi 2 akan datang Misi 3, yang dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2026. Misi tersebut akan menggunakan pendarat bulan Apex 1.0, pendarat yang lebih besar dengan perkiraan kapasitas muatan 1.100 pon atau 500 kg.
(wib)
Lihat Juga :