6 Penemuan Menakjubkan di 2023, Ada Pedang Raksasa Jepang
Sabtu, 30 Desember 2023 - 18:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Bangsa Viking Pun Tersingkir Akibat Perubahan Iklim
Ketika menggali dekat reruntuhan istana kerajaan abad ke-17 di dekat desa Sem di distrik Eiker di Norwegia tenggara, arkeolog menemukan puluhan lubang tiang kuno yang tersebar di sekitar garis batas. Belakangan, struktur arsitektur dengan bentuk luar biasa ini diketahui adalah rumah panjang Viking. Indikasi awal menunjukkan kemungkinan dibangun selama Zaman Viking di Norwegia sekitar tahun 800 M hingga 1066 M.
Sebuah tim penggali bawah air yang menyelam di Danau Ohrid, antara Makedonia dan Albania, menemukan sebuah desa terapung kuno yang dilindungi oleh 100.000 spik kayu pertahanan. Dibangun sekitar 8.000 tahun lalu, ini mungkin merupakan desa terapung tertua yang pernah ditemukan di Eropa.
Danau Ohrid terletak di perbatasan pegunungan Makedonia Utara dan Albania dan kedalamannya memiliki signifikansi arkeologis yang luar biasa selama lebih dari 8 milenium. Sekarang, ilmuwan telah mengungkap apa yang mereka kira mungkin salah satu komunitas sedentari tertua di Eropa dan desa ini sangat dijaga.
Sebuah laporan di PHYS.org menjelaskan bahwa tim arkeolog percaya pantai Albania Danau Ohrid adalah lokasi permukiman rumah terapung. Diperkirakan antara 200 hingga 500 orang menempati permukiman tersebut pada setiap waktu, dan bahwa desa itu dibangun antara 6.000 hingga 5.800 SM. Jika penanggalan ini akurat, maka situs ini mewakili desa tepi danau tertua yang pernah ditemukan di Eropa.
Di situs arkeologi Kalambo Falls di timur laut Zambia, arkeolog menemukan spesimen kayu kuno berupa batang yang telah terawetkan dalam pasir yang terendam air di sebelah Sungai Kalambo selama hampir setengah juta tahun.
Meskipun para penemunya tidak yakin apa yang mereka temukan, sebuah studi baru oleh arkeolog dari Universitas Liverpool dan Universitas Aberystwyth di Inggris mengungkap batang tersebut sengaja dipotong dan dibentuk untuk digunakan sebagai bahan bangunan. Dengan menggunakan teknologi penanggalan baru yang dikenal sebagai luminesensi, para arkeolog dapat mengonfirmasi usia mengagumkan dari artefak kuno ini.
4. Rumah Panjang Viking
Ketika menggali dekat reruntuhan istana kerajaan abad ke-17 di dekat desa Sem di distrik Eiker di Norwegia tenggara, arkeolog menemukan puluhan lubang tiang kuno yang tersebar di sekitar garis batas. Belakangan, struktur arsitektur dengan bentuk luar biasa ini diketahui adalah rumah panjang Viking. Indikasi awal menunjukkan kemungkinan dibangun selama Zaman Viking di Norwegia sekitar tahun 800 M hingga 1066 M.
5. Desa Terapung
Sebuah tim penggali bawah air yang menyelam di Danau Ohrid, antara Makedonia dan Albania, menemukan sebuah desa terapung kuno yang dilindungi oleh 100.000 spik kayu pertahanan. Dibangun sekitar 8.000 tahun lalu, ini mungkin merupakan desa terapung tertua yang pernah ditemukan di Eropa.
Danau Ohrid terletak di perbatasan pegunungan Makedonia Utara dan Albania dan kedalamannya memiliki signifikansi arkeologis yang luar biasa selama lebih dari 8 milenium. Sekarang, ilmuwan telah mengungkap apa yang mereka kira mungkin salah satu komunitas sedentari tertua di Eropa dan desa ini sangat dijaga.
Sebuah laporan di PHYS.org menjelaskan bahwa tim arkeolog percaya pantai Albania Danau Ohrid adalah lokasi permukiman rumah terapung. Diperkirakan antara 200 hingga 500 orang menempati permukiman tersebut pada setiap waktu, dan bahwa desa itu dibangun antara 6.000 hingga 5.800 SM. Jika penanggalan ini akurat, maka situs ini mewakili desa tepi danau tertua yang pernah ditemukan di Eropa.
6. Struktur kayu tertua di dunia
Di situs arkeologi Kalambo Falls di timur laut Zambia, arkeolog menemukan spesimen kayu kuno berupa batang yang telah terawetkan dalam pasir yang terendam air di sebelah Sungai Kalambo selama hampir setengah juta tahun.
Meskipun para penemunya tidak yakin apa yang mereka temukan, sebuah studi baru oleh arkeolog dari Universitas Liverpool dan Universitas Aberystwyth di Inggris mengungkap batang tersebut sengaja dipotong dan dibentuk untuk digunakan sebagai bahan bangunan. Dengan menggunakan teknologi penanggalan baru yang dikenal sebagai luminesensi, para arkeolog dapat mengonfirmasi usia mengagumkan dari artefak kuno ini.
(msf)
Lihat Juga :