Mengerikan, Para Pejuang Scythia di Ukraina Gunakan Kulit Manusia untuk Piala
Kamis, 21 Desember 2023 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Tim peneliti mengemukakan bahwa setiap pemanah membuat penunduk sendiri menggunakan bahan yang tersedia pada saat itu.
Baca Juga: Kanibal, Pria Ukraina Lahap Memakan Daging Tentara Rusia
Keahlian orang Scythia di medan perang juga disertai dengan budaya minum miras. Penelitian terbaru terus merangkai ulang gambaran modern tentang orang Scythia. Mereka jauh lebih dari sekadar pejuang nomaden yang menakutkan.
Pada tahun 2021, tim yang berbeda mempelajari isotop di enamel gigi dari situs-situs di seluruh Ukraina untuk memahami diet dan rentang orang kuno. Para ilmuwan itu menyimpulkan bahwa hanya sekelompok kecil orang yang tinggal pada zaman Scythia yang menjalani gaya hidup nomaden yang berat.
Meskipun hanya sedikit prajurit kuno ini yang menggunakan kulit manusia untuk penunduk panah, pekerjaan ini menegaskan salah satu klaim Herodotus lain tentang orang Scythia. Apakah pakaian yang dikabarkan dijahit dari kulit kepala akan pernah ditemukan adalah masalah lain.
Baca Juga: Kanibal, Pria Ukraina Lahap Memakan Daging Tentara Rusia
Keahlian orang Scythia di medan perang juga disertai dengan budaya minum miras. Penelitian terbaru terus merangkai ulang gambaran modern tentang orang Scythia. Mereka jauh lebih dari sekadar pejuang nomaden yang menakutkan.
Pada tahun 2021, tim yang berbeda mempelajari isotop di enamel gigi dari situs-situs di seluruh Ukraina untuk memahami diet dan rentang orang kuno. Para ilmuwan itu menyimpulkan bahwa hanya sekelompok kecil orang yang tinggal pada zaman Scythia yang menjalani gaya hidup nomaden yang berat.
Meskipun hanya sedikit prajurit kuno ini yang menggunakan kulit manusia untuk penunduk panah, pekerjaan ini menegaskan salah satu klaim Herodotus lain tentang orang Scythia. Apakah pakaian yang dikabarkan dijahit dari kulit kepala akan pernah ditemukan adalah masalah lain.
(msf)
Lihat Juga :