Satelit Radar Temukan Aktivitas Vulkanik di Mars, Daratan Elysium Planitia Berusia 120 Juta Tahun

Rabu, 20 Desember 2023 - 18:35 WIB
loading...
Satelit Radar Temukan...
Sebuah survei baru yang menggunakan citra satelit dan radar penembus tanah mengungkapkan tanda-tanda aktivitas gunung berapi di planet Mars. Foto/Phys
A A A
FLORIDA - Sebuah survei baru yang menggunakan citra satelit dan radar penembus tanah mengungkapkan tanda-tanda aktivitas gunung berapi di planet Mars . Penelitian di dataran Elysium Planitia ini mengungkap aktivitas vulkanik yang terjadi dalam 120 juta tahun terakhir.

Ditemukan juga fakta beberapa aktivitas gunung berapi yang teridentifikasi baru terjadi sekitar 1 juta tahun yang lalu. Secara geologis, ini adalah peristiwa yang sangat baru, meskipun belum mengamati aktivitas vulkanik apa pun yang sebenarnya terjadi.

“Elysium Planitia secara vulkanik jauh lebih aktif daripada yang diperkirakan sebelumnya dan bahkan mungkin masih hidup secara vulkanik hingga saat ini,” jelas ilmuwan planet Joana Voigt dari Jet Propulsion Laboratory NASA, yang memimpin penelitian bersama ilmuwan planet Christopher Hamilton dari Universitas Arizona.

Baca juga; Mars Punya Gunung Berapi yang Dahsyat, Tingginya Sekitar 6,8 Km

Laman Science Alert, Rabu (20/12/2023), permukaan Mars di Elysium Planitia cukup menarik dengan struktur bebatuan. Beberapa aliran lava di permukaan tampak sangat muda, sesuatu yang membingungkan para ilmuwan ketika mereka menyadarinya.

Bentang alam tersebut juga tampak memiliki ciri-ciri yang terbentuk dari interaksi lava dengan es atau air cair, sehingga menyebabkan ledakan uap. Hal ini sangat menarik, karena lanskap terestrial yang menggabungkan aktivitas geologi panas dan air, seperti sumber air panas, secara tak terduga tumbuh subur dengan kehidupan mikroba.

Persamaan antara Bumi dan Mars tidak luput dari perhatian, dan para ilmuwan memperkirakan kehidupan dapat muncul di lanskap ini. Untuk lebih memahami sejarah vulkanik di wilayah tersebut, para peneliti menggabungkan data dari berbagai instrument, seperti peta topografi untuk mengungkap bentuk permukaan, citra satelit untuk mempelajari fitur-fitur, dan radar penembus tanah untuk mendapatkan peta kepadatan hingga 140 meter di bawah permukaan.

“Elysium Planitia adalah lokasi yang sempurna untuk mencoba memahami hubungan antara apa yang kita lihat di permukaan dan dinamika interior yang terwujud melalui letusan gunung berapi,” kata Voigt.

Baca juga; Temuan Baru, Venus Ternyata Punya Gunung Berapi Aktif

Survei tersebut memungkinkan para peneliti untuk memetakan dan merekonstruksi setiap aliran lava di Elysium Planitia dalam 3D. Kemudian mengungkapkan bahwa lanskap tersebut terdiri dari material dari lebih dari 40 peristiwa vulkanik antara 120 juta dan 1 juta tahun yang lalu.

Beberapa di antaranya benar-benar epik. Satu letusan membanjiri Rahway Valles dengan lebih dari 16.000 kilometer kubik basal cair, satu lagi dengan 12.200 kilometer kubik di Marte Vallis. Lapisan ketiga membanjiri Athabasca Valles dengan 4.000 kilometer kubik batuan cair.
Satelit Radar Temukan Aktivitas Vulkanik di Mars, Daratan Elysium Planitia Berusia 120 Juta Tahun


Meskipun Mars saat ini tampak kering, ventilasi yang memungkinkan aliran lava ini bisa saja melepaskan banjir air tanah yang dahsyat pada saat yang sama, sehingga menghasilkan peristiwa yang sangat eksplosif yang membentuk lanskap. Di Bumi, penambahan uap menyebabkan beberapa letusan gunung berapi yang paling eksplosif.

“Saat terjadi retakan pada kerak Mars, air bisa mengalir ke permukaan. Karena tekanan atmosfer yang rendah, air tersebut kemungkinan besar akan mendidih,” jelas Christopher Hamilton.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
NASA Temukan Batuan...
NASA Temukan Batuan Aneh Berbentuk Sisik Naga di Mars
Perusahaan Teknologi...
Perusahaan Teknologi Jadi Sasaran Rudal Iran, AS Minta Citra Satelit Dimatikan
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
Elon Musk Siap Bangun...
Elon Musk Siap Bangun Kota di Bulan dan Mars
Dataran Tinggi Ontong...
Dataran Tinggi Ontong Java Mengalami Perubahan Besar Akibat Aktivitas Vulkanik
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
Rekomendasi
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved