Teleskop James Webb Temukan Lubang Hitam Tertua, Bermassa 1,6 Juta Matahari
Rabu, 20 Desember 2023 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
Mendekati masa kini, para astronom meyakini lubang hitam lahir dari runtuhnya bintang-bintang raksasa. Keberadaannya, mereka tumbuh dengan terus-menerus memakan gas, debu, bintang, dan lubang hitam lainnya.
Saat mereka berpesta, gesekan menyebabkan materi yang berputar ke dalam lubang hitam memanas, dan mereka memancarkan cahaya yang dapat dideteksi oleh teleskop. Kemudian mengubahnya menjadi apa yang disebut inti galaksi aktif (AGN).
AGN yang paling ekstrem adalah quasar, lubang hitam supermasif yang miliaran kali lebih berat dari matahari dan mengeluarkan kepompong gasnya dengan ledakan cahaya yang triliunan kali lebih terang daripada bintang paling terang.
Baca juga; Astronom Saksikan Lubang Hitam Merobek Bintang hingga Berkeping-keping
Karena cahaya bergerak dengan kecepatan tetap melalui ruang hampa, semakin dalam ilmuwan melihat ke alam semesta, semakin jauh cahaya yang mereka tangkap dan semakin jauh mereka melihat ke masa lalu.
Saat mereka berpesta, gesekan menyebabkan materi yang berputar ke dalam lubang hitam memanas, dan mereka memancarkan cahaya yang dapat dideteksi oleh teleskop. Kemudian mengubahnya menjadi apa yang disebut inti galaksi aktif (AGN).
AGN yang paling ekstrem adalah quasar, lubang hitam supermasif yang miliaran kali lebih berat dari matahari dan mengeluarkan kepompong gasnya dengan ledakan cahaya yang triliunan kali lebih terang daripada bintang paling terang.
Baca juga; Astronom Saksikan Lubang Hitam Merobek Bintang hingga Berkeping-keping
Karena cahaya bergerak dengan kecepatan tetap melalui ruang hampa, semakin dalam ilmuwan melihat ke alam semesta, semakin jauh cahaya yang mereka tangkap dan semakin jauh mereka melihat ke masa lalu.
Lihat Juga :