Mungkin Ini Alasan Donald Trump Larang Aplikasi Buatan China

Minggu, 09 Agustus 2020 - 19:24 WIB
loading...
Mungkin Ini Alasan Donald...
Presiden AS, Donald Trump, mengancam akan melarang TikTok awal pekan ini kecuali aplikasi yang berbasis di China tersebut diakuisisi oleh perusahaan AS. Foto/ist
A A A
WASHINGTON - Setelah Pemerintah India mengambil tindakan tegas dengan melarang ratusan aplikasi asal China , Trump telah mengeluarkan perintah eksekutif untuk melarang TikTok dan WeChat dari Google Play Store dan App Store Apple. (Baca juga: Oppo Reno4 Resmi Meluncur, Ini Harga dan Spesifikasinya! )

Presiden AS, Donald Trump, mengancam akan melarang TikTok awal pekan ini kecuali aplikasi yang berbasis di China tersebut diakuisisi oleh perusahaan AS. Pekan ini, rencana itu dikonkritkan menjadi perintah eksekutif dengan menyebut penggunaan luas aplikasi China sebagai "darurat nasional".

Menyoroti kata "diakuisisi oleh perusahaan AS", ini mungkin ada hubungannya dengan Microsoft sedang dalam pembicaraan untuk membeli TikTok dari ByteDance. Saat ini, Microsoft sedang bernegosiasi untuk mendapatkan bagian dari saham TikTok. Di bawah ancaman larangan Trump, transaksi ini mungkin terpaksa dilanjutkan.

TikTok, anak perusahaan ByteDance, semakin populer dengan lebih dari 100 juta pengguna di Amerika Serikat dan ratusan juta pengguna lainnya di seluruh dunia. TikTok dianggap “asyik tapi konyol”, tapi jutaan orang di seluruh dunia merasa senang menghabiskan waktu bersama aplikasi berbagi video pendek ini.

Pengguna dapat mem-posting video nyanyian, tarian dan lelucon yang menyinkronkan bibir dan banyak lagi di aplikasi. Mirip dengan setiap perusahaan media sosial lain di luar sana, TikTok juga menyuarakan kekhawatiran tentang privasi pengguna dan metode kontrol konten.

Sementara WeChat Tencent adalah layanan komunikasi dan pembayaran yang terkenal serta penting bagi rakyat China. Aplikasi digunakan lebih dari 1,2 miliar pengguna di seluruh dunia. Meskipun tidak ada konfirmasi resmi mengenai jumlah pasti pengguna dari AS, menurut firma riset Sensor Tower, diperkirakan sejak 2014, WeChat telah diunduh 19 juta kali di Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Pemerintahan Trump Rilis...
Pemerintahan Trump Rilis Video Asli UFO yang Telah Terverifikasi
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Pamer Kekuatan Nuklir dari Luar Angkasa
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
Kiamat Gawai China di...
Kiamat Gawai China di AS! Trump Siap Cekik Total Huawei, ZTE, hingga Router Wi-Fi
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Rekomendasi
Ini Rangkaian Kegiatan...
Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 Selama 5 Hari di SMA dan SMK
Ngaku Tentara saat Ditegur...
Ngaku Tentara saat Ditegur di Trotoar Depok, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
Pesawat PT AMA Diduga...
Pesawat PT AMA Diduga Ditembaki hingga Dibakar KKB Baru Pimpinan M Mbalingga
Berita Terkini
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved