Danau California Simpan Cadangan 18 Juta Ton Lithium, Setara 375 Juta Baterai Kendaraan Listrik
Rabu, 13 Desember 2023 - 18:36 WIB
loading...
A
A
A
Tiga perusahaan berlomba-lomba menjadi yang pertama memanfaatkan tambang emas putih tersebut. Berkshire Hathaway Energy (BHE) milik Buffett, salah satu perusahaan yang bekerja untuk mengekstrak Lithium, diberi hibah USD14,9 juta pada tahun 2021 oleh DOE untuk mempelajari Lithium di Laut Salton.
Baca juga; 5 Fakta Menarik tentang Rhodium, Logam Termahal di Dunia
Analisis tim, yang didanai oleh DOE, menetapkan setidaknya ada 4 juta ton Lithium berdasarkan porsi reservoir panas bumi yang telah dibor. Diperkirakan terdapat 18 juta ton setara Lithium Karbonat (LCE) jika seluruh reservoir dibor untuk menghasilkan lebih banyak tenaga panas bumi.
Berbeda dengan tambang Lithium lainnya di AS, Laut Salton merupakan kawasan aktivitas panas bumi yang mengandung logam mulia dalam jumlah besar. Hal ini memungkinkan sejumlah perusahaan untuk menggunakan pembangkit listrik tenaga uap untuk melakukan eksplorasi di sana.
“Kami menggunakan uap dari air garam tersebut untuk menghasilkan energi bersih. Jadi, kami sudah setengah jalan dalam hal ini dan sudah memiliki Lithium di sini,” kata Presiden dan CEO BHE Renewables, Alicia Knapp, mengatakan kepada CNBC.
Baca juga; 5 Fakta Menarik tentang Rhodium, Logam Termahal di Dunia
Analisis tim, yang didanai oleh DOE, menetapkan setidaknya ada 4 juta ton Lithium berdasarkan porsi reservoir panas bumi yang telah dibor. Diperkirakan terdapat 18 juta ton setara Lithium Karbonat (LCE) jika seluruh reservoir dibor untuk menghasilkan lebih banyak tenaga panas bumi.
Berbeda dengan tambang Lithium lainnya di AS, Laut Salton merupakan kawasan aktivitas panas bumi yang mengandung logam mulia dalam jumlah besar. Hal ini memungkinkan sejumlah perusahaan untuk menggunakan pembangkit listrik tenaga uap untuk melakukan eksplorasi di sana.
“Kami menggunakan uap dari air garam tersebut untuk menghasilkan energi bersih. Jadi, kami sudah setengah jalan dalam hal ini dan sudah memiliki Lithium di sini,” kata Presiden dan CEO BHE Renewables, Alicia Knapp, mengatakan kepada CNBC.
(wib)
Lihat Juga :