5 Robot Humanoid Paling Mirip Manusia, Ada Sophia dan Ameca

Rabu, 13 Desember 2023 - 09:49 WIB
loading...
A A A
Nadine diciptakan untuk menjadi resepsionis atau pendamping orang dengan kebutuhan khusus. Dia dapat membacakan cerita, menunjukkan gambar, mengirimkan email, melakukan panggilan video, dan berkomunikasi dengan keluarga mereka.

Robot ini menggunakan kecerdasan buatan untuk berbicara dalam enam bahasa. Dia bisa melakukan kontak mata, memahami beberapa gerakan, dan merespons apa yang dilihat dan didengar dengan ekspresi wajah dan gerakan tubuh bagian atas. Dia bahkan bisa mengalami perubahan suasana hati sesuai dengan perlakuan yang diterimanya.

Nadine dilengkapi dengan Perception-Decision-Action, sebuah kerangka konseptual yang menggambarkan aliran informasi dan pemrosesan dalam sistem kecerdasan buatan atau robotika. Pertama, sistem mengumpulkan informasi tentang lingkungannya menggunakan sensor. Dalam kasus Nadine, ia menggunakan kamera kedalaman 3D, webcam, mikrofon, dan perangkat pendeteksi gerakan untuk mempersepsi dan mengenali wajah, emosi, gerakan, niat, objek di sekitarnya, dan sebagainya.

Setelah sistem mengumpulkan semua informasi itu, komponen pengambil keputusan memproses data ini untuk memahami konteks dan membuat keputusan berdasarkan aturan yang telah ditentukan atau pola yang telah dipelajari. Sistem kemudian menerjemahkan keputusan ini menjadi tindakan, seperti respons verbal atau gerakan di beberapa bagian wajah untuk mengekspresikan emosi.

5. BINA48


Berbeda dengan robot humanoid lainnya, BINA48 tidak memiliki torso. Dia adalah sebuah patung kepala dan bahu yang dipasang pada bingkai. BINA48 diciptakan oleh Hanson Robotics dan pengusaha Martine Rothblatt, pendiri Terasem Movement. BINA48 dikembangkan sebagai proyek dalam kerangka kesadaran digital dan pengunggahan pikiran melalui apa yang disebut Terasem Movement sebagai mindfiles. Yaitu catatan terkomputerisasi tentang pikiran manusia yang akan digunakan untuk membuat salinan digital dari manusia. Hal ini mencakup elemen yang berkontribusi pada identitas dan kesadaran individu, seperti sifat kepribadian, pengalaman pribadi, nilai dan keyakinan, pola emosional, dan basis pengetahuan.

Martine Rothblatt memberi tugas Hanson Robotics untuk mereplikasi Bina Aspen, istrinya, dalam sebuah robot humanoid sepenuhnya yang didasarkan pada dirinya, baik dalam penampilan fisik maupun kepribadian. Tujuannya adalah menciptakan representasi digital pertama dari pikiran manusia.

Untuk melakukannya, Hanson Robotics mengompilasi lebih dari 100 jam kenangan Bina Aspen, perasaan, cara bertindak, keyakinan, dll dalam mindfile dan menambahkan informasi itu ke pemrograman berbasis kecerdasan buatan robot.

Hasilnya, BINA48 menjadi sangat manusiawi dan bahkan telah disebut sebagai robot paling sadar di dunia. BINA48 menyatakan pencapaian terbesarnya adalah menjadi sadar. Robot ini juga menyatakan bahwa ia adalah robot yang dimodelkan berdasarkan orang sungguhan dan menyadari keterbatasannya. Sebagai contoh, ia mengatakan ingin keluar dan merawat taman, tetapi tidak dapat melakukannya. BINA48 dilengkapi dengan 32 motor wajah yang dapat melakukan hingga 74 gerakan wajah dan dapat terhubung ke internet untuk menjawab pertanyaan faktual.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
AI Analytics-Trade Flow...
AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Rekomendasi
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Dicap Penyusup oleh...
Dicap Penyusup oleh Roy Suryo saat Sidang Praperadilan, Suhadi Beberkan Kejanggalan Materi Gugatan
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved