Meresahkan, Aplikasi AI untuk Menelanjangi Wanita Semakin Marak
Sabtu, 09 Desember 2023 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
"Anda dapat membuat sesuatu yang benar-benar terlihat realistis," kata Santiago Lakatos, seorang analis di Graphika. Dia mencatat bahwa deepfake sebelumnya seringkali buram.
Salah satu gambar yang diposting di X yang mengiklankan aplikasi penelanjangan menggunakan bahasa yang menunjukkan pelanggan dapat membuat gambar telanjang dan kemudian mengirimkannya kepada orang yang gambarnya di-'undress' secara digital, mendorong pelecehan.
Salah satu aplikasi bahkan membayar konten berbayar di YouTube milik Google dan muncul pertama ketika orang mencari dengan kata nudify.
Baca Juga: Telanjangi Ribuan Foto Wanita dengan Deepfake, Situs Ini Jadi Kontroversi
Juru bicara Google mengatakan perusahaan tidak mengizinkan iklan yang mengandung konten secara eksplisit seksual. “Kami telah meninjau iklan yang bersangkutan dan menghapus yang melanggar kebijakan kami." Sementara X maupun Reddit tidak merespons permintaan komentar.
Selain peningkatan lalu lintas, layanan-layanan ini, beberapa di antaranya membebankan biaya USD9,99 per bulan, mengklaim di situs web mereka memiliki banyak pelanggan. "Mereka melakukan banyak bisnis," kata Lakatos.
Salah satu gambar yang diposting di X yang mengiklankan aplikasi penelanjangan menggunakan bahasa yang menunjukkan pelanggan dapat membuat gambar telanjang dan kemudian mengirimkannya kepada orang yang gambarnya di-'undress' secara digital, mendorong pelecehan.
Salah satu aplikasi bahkan membayar konten berbayar di YouTube milik Google dan muncul pertama ketika orang mencari dengan kata nudify.
Baca Juga: Telanjangi Ribuan Foto Wanita dengan Deepfake, Situs Ini Jadi Kontroversi
Juru bicara Google mengatakan perusahaan tidak mengizinkan iklan yang mengandung konten secara eksplisit seksual. “Kami telah meninjau iklan yang bersangkutan dan menghapus yang melanggar kebijakan kami." Sementara X maupun Reddit tidak merespons permintaan komentar.
Selain peningkatan lalu lintas, layanan-layanan ini, beberapa di antaranya membebankan biaya USD9,99 per bulan, mengklaim di situs web mereka memiliki banyak pelanggan. "Mereka melakukan banyak bisnis," kata Lakatos.
Lihat Juga :