Rusia Mulai Penelitian SIRIUS, 6 Kru Luar Angkasa Diisolasi Setahun

Minggu, 19 November 2023 - 19:16 WIB
loading...
Rusia Mulai Penelitian...
Rusia memulai inisiatif proyek Penelitian Internasional Ilmiah di Stasiun Terestrial Unik atau Scientific International Research In Unique terrestrial Station (SIRIUS) pekan ini. Foto/Space
A A A
MOSKOW - Rusia memulai inisiatif proyek Penelitian Internasional Ilmiah di Stasiun Terestrial Unik atau Scientific International Research In Unique terrestrial Station (SIRIUS) pekan ini. Sebanyak 6 kru luar angkasa diisolasi selama 360 hari atau setahun untuk meniru kondisi penerbangan dalam perjalanan luar angkasa .

Enam orang awak yang diisolasi diawasi Institut Masalah Bio-Medis atau Institute for Bio-Medical Problems (IBMP) yang legendaris di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia. Misi tersebut dikenal sebagai SIRIUS-23, merupakan tahap keempat dari eksperimen isolasi IBMP.

Sebelumnya ada misi SIRIUS-17 (diisolasi selama 17 hari pada tahun 2017), SIRIUS-19 (menjalani isolasi 120 hari pada tahun 2019). Kemudian, misi tahap-3 SIRIUS-23 berlangsung pada tahun 2021 dan menjalani isolasi selama 240 hari.

Baca juga; Robot Humanoid Rusia, Skybot F-850 Dirancang untuk Misi Luar Angkasa

Awak SIRIUS-23 memasuki fasilitas isolasi jarak jauh dari rumah pada 14 November. Kelompok individu ini akan melakukan simulasi misi bulan yang melibatkan terbang melintasi bulan untuk memilih lokasi pendaratan, termasuk beberapa simulasi pendaratan empat kru.

Anggota kru untuk operasi permukaan, mengorbit bulan, dan melakukan operasi jarak jauh penjelajah di permukaan bulan. “Satu tahun adalah durasi yang menantang yang akan diisi dengan banyak eksperimen biomedis,” kata Anastasia Stepanova veteran misi SIRIUS-19 dikutip SINDOnews dari laman Space, Minggu (19/11/2023).
Rusia Mulai Penelitian SIRIUS, 6 Kru Luar Angkasa Diisolasi Setahun


Anastasia Stepanova, seorang mahasiswa PhD di bidang sumber daya luar angkasa di Colorado School of Mines di Golden, Colorado. Pada 2019, Stepanova berpartisipasi dalam eksperimen simulasi penerbangan bulan SIRIUS-19 selama empat bulan.

Program itu diselenggarakan bersama oleh IBMP dari Rusia dan program penelitian manusia NASA. Kali ini, NASA yang telah menjadi mitra selama bertahun-tahun, tidak dapat berpartisipasi pada tahun 2023 dalam misi SIRIUS-23.

Baca juga; Misi ke Luar Angkasa Sebabkan Mutasi DNA Darah Astronot

Sebagai bagian dari percobaan, kata Stepanova, aspek psikofisiologis dari aktivitas kru akan dipelajari. Penilaian tersebut mencakup respons awak kapal terhadap berbagai jenis malfungsi teknis yang dapat mengakibatkan kecelakaan serius yang mengancam nyawa dan kesehatan awak kapal.

Selain itu, masalah interaksi intra-kelompok dan kepemimpinan dengan komposisi gender yang berbeda akan dinilai. “Termasuk masalah aktivitas ekstravehicular jangka panjang dan teratur, disertai aktivitas fisik dan kerja malam,” tambah Stepanova.
Rusia Mulai Penelitian SIRIUS, 6 Kru Luar Angkasa Diisolasi Setahun


Enam kru misi SIRIUS-23 yang memulai isolasi selama satu tahun semua berasal dari Rusia, adalah Yuri Sergeevich Chebotarev (komandan kru), Anzhelika Anatolyevna Parfyonova (insinyur penerbangan), Ksenia Dmitrievna Orlova (penduduk negara bagian Asgardia), Olga Sergeevna Mastitskaya (peneliti), Ksenia Sergeevna Shishenina (peneliti), Rustam Nazimovich Zaripov (peneliti).
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Ilmuwan Temukan Fakta...
Ilmuwan Temukan Fakta Alam Eemesta Mengembang 10% Lebih Cepat dari Prediksi
NASA Temukan Batuan...
NASA Temukan Batuan Aneh Berbentuk Sisik Naga di Mars
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Rekomendasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Ruben Onsu Tegur Keras...
Ruben Onsu Tegur Keras Giorgio: Jangan Buat Kesan Seolah Ayahnya Sudah Tidak Ada
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved