Kantor Berlomba-lomba Dongkrak Perangkat Jaringan Internet di Era New Normal

Kamis, 06 Agustus 2020 - 21:55 WIB
loading...
Kantor Berlomba-lomba...
Pengelola perkantoran meningkatkan perangkat jaringan internetnya untuk meningkatkan kualitas kerja digital karyawannya. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Masa transisi PSBB (pembatasan sosial berskala besar) atau setelahnya yang dikenal sabagai masa New Normal membuat kebutuhan internet di perkantoran semakin penting. Sebab manajamen harus melayani para karyawan yang sebagian bekerja di kantor dan sebagian lagi di rumah. (Baca juga: Update Corona: Positif 118.753 Orang, 75.645 Sembuh dan 5.521 Meninggal )

Hal ini membutuhkan pemilihan device jaringan internet terbaik sesuai kebutuhan. Sesuai Peraturan Kementerian Kesehatan No. HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi, perusahaan menyusun protokol baru yang harus dijalankan. Di antaranya tempat kerja yang aman dan sehat dengan memerhatikan higienitas dan sanitasi lingkungan.
Kantor Berlomba-lomba Dongkrak Perangkat Jaringan Internet di Era New Normal

Tak hanya itu, perusahaan juga mengatur siapa karyawan yang diprioritaskan bekerja di kantor dan siapa melanjutkan Work from Home (WFH), mengembangkan infrastruktur pendukung, komunikasi yang lancar dan aman, serta dorongan memacu produktivitas tapi tetap aman. Semua aktivitas ini, bertujuan membangun interaksi aman yang harus dilakukan secara online mulai dari absensi, pengecekan karyawan, virtual meeting, komunikasi dan lainnya, yang artinya membutuhkan internet tangguh.

Karena itu, tidak aneh jika perusahaan yang sudah membuka aktivitas kantornya untuk meng-upgrade perangkat jaringan internet yang dimiliki agar bisa mendukung semua aktivitas dalam sebuah tatanan baru. Jika tidak, bisnis akan terkendala dan sulit mengejar ketertinggalan selama 4 bulan masa PSBB.

“Begitu mau masuk kantor, hal pertama yang dipikirkan adalah bagaimana membuat internet kantor berjalan dengan maksimal. Banyak yang meminta upgrade device jaringan dan yang paling banyak disukai adalah perangkat perangkat dari kategori Small Medium Business (SMB)," ungkap Yoshia, Marketing Manager TP-Link Indonesia di Jakarta.
Kantor Berlomba-lomba Dongkrak Perangkat Jaringan Internet di Era New Normal

Produk SMB ini hadir karena perangkat router biasa tidak dapat menunjang kebutuhan internet di lingkungan yang lebih kompleks, seperti gedung perkantoran. Lingkungan seperti ini membutuhkan manajemen perangkat jaringan yang lebih advance.

"Dan yang lagi popular dicari saat ini adalah access point. Soalnya perusahaan harus melayani karyawan di kantor dan di rumah sekaligus serta pemanfaatan untuk kebutuhan internet yang makin besar terkait pemasaran," papar Yoshia.

Berbeda dengan router konvensional, sambung dia, access point adalah perangkat jaringan yang bertindak sebagai portal bagi perangkat untuk terhubung ke jaringan area lokal. Juga digunakan untuk memperluas jaringan nirkabel dan meningkatkan jumlah klien yang dapat terhubung.
Kantor Berlomba-lomba Dongkrak Perangkat Jaringan Internet di Era New Normal

"Access point keluaran TP-Link Indonesia yang sedang laris di pasaran saat ini adalah EAP225. Sedangkan untuk pelengkapnya yang paling dicari adalah Power over Ethernet (PoE) Switch, yakni teknologi untuk mengirimkan daya listrik, bersama dengan data, ke perangkat jarak jauh melalui kabel twisted-pair standar dalam jaringan Ethernet," tandasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
Cloudflare Ungkap Tren...
Cloudflare Ungkap Tren Penggunaan Internet 2025 Naik 19%
Strategi Digital Marketing...
Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Keuntungan dan Otoritas Pasar Bisnis
DPR AS Selidiki Starlink...
DPR AS Selidiki Starlink Milik Elon Musk Terkait Penipuan di Myanmar
Afghanistan Gelap Gulita:...
Afghanistan Gelap Gulita: Takut Warga Akses Pornografi, Rezim Taliban Padamkan Internet Seluruh Negara
Iran Pulihkan Akses...
Iran Pulihkan Akses Internet Global setelah Berbulan-bulan Dibatasi
Aksi Cepat Guru di Limapuluh...
Aksi Cepat Guru di Limapuluh Kota: TKA Digelar di Bukit demi Sinyal Internet
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Rekomendasi
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved