Ahli Geologi Ungkap Sesuatu yang Menakutkan dari Bawah Tanah Palestina
Rabu, 08 November 2023 - 11:05 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Roskin, terowongan tersebut diperkirakan memiliki panjang 300 hingga 500 kilometer. Namun, panjang total pastinya belum diketahui. Roskin mengatakan sebuah lorong yang memanjang secara vertikal dari sebuah rumah sakit di daerah perkotaan Gaza mengarah ke markas operasional Hamas, fasilitas pembangkit listrik, dan ruang untuk penahanan sandera. Ia juga mengatakan ada peluncur roket di dekat permukaan di kawasan pemukiman.
Profesor itu juga mengatakan jalur landai seperti lereng membentang hingga 8 kilometer dari daerah perkotaan hingga sekitar perbatasan dengan Israel. Ditambahkannya, ada jalur vertikal dari terowongan ke tanah.
Roskin juga mengatakan Hamas mampu menyimpan dan menembakkan roket serta mortir dari bawah tanah. Menurutnya, ada juga lubang bawah tanah yang disembunyikan dengan penutup yang dikendalikan dari jarak jauh.
Profesor itu mengatakan Hamas melakukan upaya yang "hampir cerdik" dalam memanfaatkan gerakan bawah tanah untuk berbagai kemampuan militer dan teror. Hal ini mencakup komando dan kendali, regu tembak balistik, penahanan sandera, dan perang gerilya. Ia menggambarkannya sebagai “luar biasa".
Selama sepuluh tahun terakhir, rezim Zionis terlibat dalam menindaklanjuti situasi terowongan di Jalur Gaza menuju wilayah pendudukan, dan ketika membangun tembok pembatas, mereka merasa yakin mampu menghancurkan gagasan tersebut dan menanganinya.
Profesor itu juga mengatakan jalur landai seperti lereng membentang hingga 8 kilometer dari daerah perkotaan hingga sekitar perbatasan dengan Israel. Ditambahkannya, ada jalur vertikal dari terowongan ke tanah.
Roskin juga mengatakan Hamas mampu menyimpan dan menembakkan roket serta mortir dari bawah tanah. Menurutnya, ada juga lubang bawah tanah yang disembunyikan dengan penutup yang dikendalikan dari jarak jauh.
Profesor itu mengatakan Hamas melakukan upaya yang "hampir cerdik" dalam memanfaatkan gerakan bawah tanah untuk berbagai kemampuan militer dan teror. Hal ini mencakup komando dan kendali, regu tembak balistik, penahanan sandera, dan perang gerilya. Ia menggambarkannya sebagai “luar biasa".
Selama sepuluh tahun terakhir, rezim Zionis terlibat dalam menindaklanjuti situasi terowongan di Jalur Gaza menuju wilayah pendudukan, dan ketika membangun tembok pembatas, mereka merasa yakin mampu menghancurkan gagasan tersebut dan menanganinya.
Lihat Juga :