TikTok Hapus Jutaan Akun Palsu sejak Operasi Badai Al-Aqsa
Sabtu, 04 November 2023 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
Menurut NBC News, beberapa anggota parlemen AS baru-baru ini meningkatkan seruan agar TikTok dilarang karena algoritmanya secara tidak proporsional mempromosikan konten-konten pro-Palestina dan Hamas.
Merespons seruan ini, TikTok mengatakan klaim tersebut tidak berdasar. Perusahaan menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya mencegah penyebaran ujaran kebencian dan hoaks.
"Selama beberapa hari terakhir, ada analisis yang tidak masuk akal terhadap data tagar TikTok seputar konflik tersebut, menyebabkan beberapa komentator memberikan sindiran yang salah bahwa TikTok mendorong konten pro-Palestina daripada konten pro-Israel ke pengguna AS," tulis TikTok.
Baca Juga: TikTok Bantah Tudingan Mendukung Konten Pro Palestina, Ini Faktanya
TikTok bukan satu-satunya platform yang menghadapi sorotan karena ketegangan seputar konflik yang meluas ke platform media sosial. Meta juga menghadapi tuduhan memblokir akun Instagram yang memposting tentang kondisi di Gaza .
Merespons seruan ini, TikTok mengatakan klaim tersebut tidak berdasar. Perusahaan menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya mencegah penyebaran ujaran kebencian dan hoaks.
"Selama beberapa hari terakhir, ada analisis yang tidak masuk akal terhadap data tagar TikTok seputar konflik tersebut, menyebabkan beberapa komentator memberikan sindiran yang salah bahwa TikTok mendorong konten pro-Palestina daripada konten pro-Israel ke pengguna AS," tulis TikTok.
Baca Juga: TikTok Bantah Tudingan Mendukung Konten Pro Palestina, Ini Faktanya
TikTok bukan satu-satunya platform yang menghadapi sorotan karena ketegangan seputar konflik yang meluas ke platform media sosial. Meta juga menghadapi tuduhan memblokir akun Instagram yang memposting tentang kondisi di Gaza .
(msf)
Lihat Juga :