TikTok Bantah Tudingan Mendukung Konten Pro Palestina, Ini Faktanya
Jum'at, 03 November 2023 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Konflik terbuka antara Israel dan Hamas di Gaza pecah setelah organisasi sayap Palestina tersebut melancarkan Operasi Badai Al Aqsa pada 7 Oktober, mengakibatkan 1.400 orang Israel tewas.
Sementara serangan balasan Israel terhadap Hamas di Gaza telah menewaskan lebih dari 9.000 orang. Ironisnya mayoritas korban merupakan warga sipil Palestina yang tak bersalah. Korban jiwa dan luka diperkirakan akan terus bertambah karena operasi militer Israel di Gaza masih berlangsung.
Baca Juga: Meta Larang Konten Pro-Hamas
Terkait dengan konflik kedua belah pihak, TikTok mengatakan telah menghapus lebih dari 925.000 video sejak 7 Oktober karena melanggar kebijakan tentang kekerasan dan disinformasi. Aplikasi yang dimiliki oleh perusahaan teknologi China ByteDance, juga mengatakan telah menutup 24 juta akun palsu.
Sementara serangan balasan Israel terhadap Hamas di Gaza telah menewaskan lebih dari 9.000 orang. Ironisnya mayoritas korban merupakan warga sipil Palestina yang tak bersalah. Korban jiwa dan luka diperkirakan akan terus bertambah karena operasi militer Israel di Gaza masih berlangsung.
Baca Juga: Meta Larang Konten Pro-Hamas
Terkait dengan konflik kedua belah pihak, TikTok mengatakan telah menghapus lebih dari 925.000 video sejak 7 Oktober karena melanggar kebijakan tentang kekerasan dan disinformasi. Aplikasi yang dimiliki oleh perusahaan teknologi China ByteDance, juga mengatakan telah menutup 24 juta akun palsu.
(msf)
Lihat Juga :