Fokus Eksplorasi Luar Angkasa, China Ingin Tanam Sayuran Skala Besar di Tiangong
Selasa, 31 Oktober 2023 - 14:16 WIB
loading...
A
A
A
Pusat Penelitian dan Pelatihan Astronot China juga telah menyiapkan replikanya di Bumi, sehingga para peneliti dapat membandingkan hasil dan menganalisis secara lebih akurat perbedaan dalam cara tanaman tumbuh di luar angkasa dan di darat. Hal ini, kata para peneliti, adalah bagian dari rencana jangka panjang untuk membantu eksplorasi luar angkasa.
![Fokus Eksplorasi Luar Angkasa, China Ingin Tanam Sayuran Skala Besar di Tiangong]()
"Peralatan budidaya sayuran ini merupakan bagian penting dari keseluruhan Sistem Pengendalian Lingkungan dan Pendukung Kehidupan (ECLSS), dan digunakan di luar angkasa untuk memverifikasi teknologi yang relevan. Di masa depan, kami akan fokus pada budidaya yang cepat dan berskala besar," Yang Renze, peneliti dari Pusat Penelitian dan Pelatihan Astronot China, mengatakan kepada CCTV.
Yang menambahkan, sistem ini dapat diterapkan pada bidang eksplorasi ruang angkasa, termasuk misi pendaratan di bulan dan Mars. Sebagai bagian penting dari ECLSS, tanaman yang ditanam dari peralatan budidaya dapat menyerap karbon dioksida di udara untuk menghasilkan oksigen melalui fotosintesis, dan kemudian meregenerasi dan memurnikan air melalui transpirasi.
Baca juga; China Berhasil Tanam Beras dan Selada di Stasiun Luar Angkasa Tiangong
China sedang berupaya untuk mengirim sepasang astronot ke bulan sebelum tahun 2030 dan berencana membangun pangkalan di bulan, yang disebut Stasiun Penelitian Bulan Internasional (ILRS), pada dekade berikutnya. Pendaratan berawak di Mars masih jauh lagi, namun Planet Merah telah dicatat sebagai tujuan masa depan penerbangan luar angkasa China.

"Peralatan budidaya sayuran ini merupakan bagian penting dari keseluruhan Sistem Pengendalian Lingkungan dan Pendukung Kehidupan (ECLSS), dan digunakan di luar angkasa untuk memverifikasi teknologi yang relevan. Di masa depan, kami akan fokus pada budidaya yang cepat dan berskala besar," Yang Renze, peneliti dari Pusat Penelitian dan Pelatihan Astronot China, mengatakan kepada CCTV.
Yang menambahkan, sistem ini dapat diterapkan pada bidang eksplorasi ruang angkasa, termasuk misi pendaratan di bulan dan Mars. Sebagai bagian penting dari ECLSS, tanaman yang ditanam dari peralatan budidaya dapat menyerap karbon dioksida di udara untuk menghasilkan oksigen melalui fotosintesis, dan kemudian meregenerasi dan memurnikan air melalui transpirasi.
Baca juga; China Berhasil Tanam Beras dan Selada di Stasiun Luar Angkasa Tiangong
China sedang berupaya untuk mengirim sepasang astronot ke bulan sebelum tahun 2030 dan berencana membangun pangkalan di bulan, yang disebut Stasiun Penelitian Bulan Internasional (ILRS), pada dekade berikutnya. Pendaratan berawak di Mars masih jauh lagi, namun Planet Merah telah dicatat sebagai tujuan masa depan penerbangan luar angkasa China.
(wib)
Lihat Juga :