Ritual Mengerikan Ini Dilakukan Raja Firaun agar Abadi Akhirat
Senin, 30 Oktober 2023 - 11:42 WIB
loading...
Ritual Mengerikan Raja Firaun. FOTO/ IFL SCIENCE
A
A
A
JAKARTA - Di Mesir Kuno, pengorbanan manusia dan tokoh shabti dilakukan untuk memastikan pengabdian di akhirat. '
Pengorbanan manusia di Mesir Kuno dikenal dengan sebutan "pengorbanan pelayan". Pengorbanan ini dilakukan untuk para Firaun dan kadang-kadang untuk bangsawan istana lainnya.
Seperti dilansir dari atlasobscura, para pelayan ini dibunuh setelah kematian Firaun agar dapat terus melayani mereka di akhirat.
Tokoh shabti adalah patung-patung kecil berbentuk mumi yang terbuat dari kayu, batu, atau tanah liat. Tokoh-tokoh ini ditempatkan di makam para firaun dan bangsawan untuk menggantikan pengorbanan pelayan.
Tokoh shabti dipercaya dapat melakukan berbagai pekerjaan di akhirat, seperti bertani, mengairi kanal, dan melayani kehidupan sehari-hari firaun.
Praktik pengorbanan manusia dan penggunaan tokoh shabti ini menunjukkan bahwa masyarakat Mesir Kuno memiliki kepercayaan yang kuat tentang kehidupan setelah kematian.
Mereka percaya bahwa firaun dan bangsawan lainnya akan terus hidup di akhirat dan membutuhkan pelayan untuk melayani mereka.
Pengorbanan manusia di Mesir Kuno dikenal dengan sebutan "pengorbanan pelayan". Pengorbanan ini dilakukan untuk para Firaun dan kadang-kadang untuk bangsawan istana lainnya.
Seperti dilansir dari atlasobscura, para pelayan ini dibunuh setelah kematian Firaun agar dapat terus melayani mereka di akhirat.
Tokoh shabti adalah patung-patung kecil berbentuk mumi yang terbuat dari kayu, batu, atau tanah liat. Tokoh-tokoh ini ditempatkan di makam para firaun dan bangsawan untuk menggantikan pengorbanan pelayan.
Tokoh shabti dipercaya dapat melakukan berbagai pekerjaan di akhirat, seperti bertani, mengairi kanal, dan melayani kehidupan sehari-hari firaun.
Praktik pengorbanan manusia dan penggunaan tokoh shabti ini menunjukkan bahwa masyarakat Mesir Kuno memiliki kepercayaan yang kuat tentang kehidupan setelah kematian.
Mereka percaya bahwa firaun dan bangsawan lainnya akan terus hidup di akhirat dan membutuhkan pelayan untuk melayani mereka.
Lihat Juga :