Sosok Meret-Neith Mulai Terungkap, Punya Otoritas Melebihi Raja Mesir Kuno

Kamis, 19 Oktober 2023 - 06:58 WIB
loading...
Sosok Meret-Neith Mulai...
Penggalian makam ratu Mesir kuno Meret-Neith mengungkapkan dia merupakan sosok yang berpengaruh dengan tingkat otoritas yang luar biasa tinggi. Foto/Live Science
A A A
KAIRO - Penggalian makam ratu Mesir kuno Meret-Neith mengungkapkan dia merupakan sosok yang berpengaruh dengan tingkat otoritas yang luar biasa tinggi. Prasasti yang ditemukan di dalam makam yang terletak di Abydos, di Mesir tengah, menunjukkan Meret-Neith memegang peran penting dalam perbendaharaan dan menjabat di posisi pemerintahan lainnya sekitar tahun 3000 SM.

Penggalian baru terhadap makam Meret-Neith telah menemukan banyak artefak barang berharga yang menunjukkan dia mungkin adalah penguasa wanita pertama Mesir kuno. Namun, beberapa ahli mempertanyakan apakah dia benar-benar memerintah.

Makam Meret-Neith ditemukan pada tahun 1900, namun penggalian baru-baru ini mengungkapkan makam monumental sang ratu berisi ratusan toples berisi biji anggur berusia 5.000 tahun. Diketahui, sisa-sisa anggur yang terpelihara dengan baik dan barang-barang kuburan lainnya yang identik untuk sebuah makam kerajaan.

Baca juga; Penemuan Sisa Wine dan Biji Anggur di Makam Ratu Mesir Kuno, Sosok Meret-Neith Masih Misterius

“Ini jelas merupakan makam yang sangat penting,” kata Ronald Leprohon, profesor emeritus Egyptology di Universitas Toronto kepada Live Science melalui email dikutip SINDOnews, Kamis (19/10/2023).

Menurut Leprohon, Meret-Neith berarti "kekasih dewi Neith" adalah istri Raja Djet, raja ketiga dari dinasti pertama penguasa Mesir kuno dan ibu dari ahli warisnya, Raja Den. Kompleks makamnya mencakup berisi 41 makam orang istana dan pelayan dan dibuat dari batu bata lumpur, tanah liat, dan kayu melalui beberapa tahap konstruksi.

Temuan sebelumnya menunjukkan bahwa nama ratu muncul setelah nama putranya dalam daftar penguasa yang ditemukan di makamnya di Saqqara. Biasanya, diikuti dengan gelar “ibu raja,” yang menunjukkan bahwa dia memerintah setara bupati pada masa muda Raja Den.

Posisi di pemerintahan dapat tergambar jelas mengapa dia dimakamkan dengan megah di pemakaman kerajaan di Abydos. “Fakta namanya ditambahkan ke dalam daftar raja menunjukkan sesuatu yang sangat penting telah terjadi pada Meret-Neith,” kata Leprohon.

Baca juga; Misteri Harta Karun Ratu Mesir Kuno Terungkap, Gelang Perak Tandai Hubungan dengan Yunani

Namun apa yang sebenarnya terjadi masih menjadi misteri, kata Christiana Kohler, seorang arkeolog dan profesor Egyptology di Universitas Wina di Austria yang memimpin penggalian di Abydos. “Memang ada banyak perdebatan di kalangan ahli Mesir Kuno karena bukti yang ada tidak sepenuhnya meyakinkan,” kata Kohler kepada Live Science.

Beberapa ahli percaya Meret-Neith memiliki kekuasaan yang sama dengan yang diberikan kepada raja laki-laki, berdasarkan daftar penguasa yang ditemukan sebelumnya dan petunjuk lainnya. “Tidak ada ratu lain pada periode awal dinasti yang memiliki begitu banyak hak istimewa kerajaan,” tulis Jean-Pierre Patznick, seorang Egyptologist di Universitas Sorbonne di Prancis.
Sosok Meret-Neith Mulai Terungkap, Punya Otoritas Melebihi Raja Mesir Kuno


Peneliti lain tidak begitu yakin dengan otoritas Meret-Neith, dengan alasan bahwa wanita jarang memerintah di Mesir kuno, terutama pada masa awal Mesir. “Istri dan anak perempuan biasanya tidak dipertimbangkan dalam suksesi kerajaan,” kata Margaret Maitland, kurator utama koleksi Mediterania kuno di Museum Nasional Skotlandia.

Elizabeth Carney, seorang profesor emerita sejarah di Clemson University di South Carolina, setuju. “Akan sangat mengejutkan jika Anda memiliki raja perempuan sejak dinasti pertama,” katanya.

Baca juga; Liontin Emas Kuno Mirip Milik Ratu Mesir Nefertiti Ditemukan di Siprus

Namun, Leprohon punya argumen menarik bahwa posisi Meret-Neith di pemerintahan Mesir kuno 5.000 tahun yang lalu, namun tidak dianggap sebagai “firaun” atau raja. Sebab, istilah firaun yang berarti “rumah besar” dalam bahasa Mesir kuno, kemungkinan besar baru digunakan beberapa waktu kemudian.

Dia merujuk pada raja-raja dari dinasti ke-18 (sekitar tahun 1550 hingga 1295 SM) dan seterusnya. “Salah satu rekan peneliti kami juga menduga Hatshepsut pertama kali menggunakan istilah Istana Besar (firaun) untuk merujuk pada raja karena netral gender,” kata Leprohon.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bikin Teler Parah, Narkoba...
Bikin Teler Parah, Narkoba Zaman Firaun Ditemukan
Ilmuwan Selalu Mencium...
Ilmuwan Selalu Mencium Mumi Mesir Kuno, Ini Alasannya
Struktur Misterius di...
Struktur Misterius di Samping Piramida Agung Giza Jadi Tanda Tanya Besar
Asal-usul Kawat Gigi...
Asal-usul Kawat Gigi Ternyata Berasal dari Zaman Firaun, Ini Buktinya
Teliti Tempat Nabi Musa...
Teliti Tempat Nabi Musa Membelah Lautan, Fakta di Luar Nalar Ini Terungkap
Rusak Parah, Mesir Merakit...
Rusak Parah, Mesir Merakit Kembali Perahu Raja Firaun
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Rekomendasi
KPK Sudah Tentukan Status...
KPK Sudah Tentukan Status Hukum Bupati Muara Enim Edison
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Berita Terkini
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Infografis
Sosok Raja Salman Arab...
Sosok Raja Salman Arab Saudi: Hafal Alquran Usia 12 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved