Arkeolog Pecahkan Misteri Menakutkan di Balik Kutukan Firaun
Rabu, 05 Februari 2025 - 20:46 WIB
loading...
Misteri Kutukan Firaun terpecahkan. FOTO/ DAILY
A
A
A
KAIRO - Puluhan orang telah meninggal selama bertahun-tahun setelah membuka makam Mesir kuno , menyebabkan sebagian orang mempercayai apa yang disebut kutukan Firaun.
Kutukan itu telah lama dianggap mempengaruhi siapa saja yang berani mengganggu tempat peristirahatan terakhir raja-raja kuno, termasuk orang-orang yang membongkar makam Tutankhamun .
Lord Carnarvon, orang yang membiayai pencarian Tutankhamun, meninggal lima bulan setelah membuka makam tersebut pada tahun 1923 karena penyebab yang tampaknya tidak berbahaya – gigitan nyamuk terinfeksi yang ia potong saat bercukur.
Namun, seorang arkeolog terkemuka telah menjelaskan bahwa hal itu tidak ada hubungannya dengan sihir kuno – duh – dan sebaliknya merupakan kasus kuman kuno.
Zahi Hawass, mantan menteri negara urusan barang antik Mesir, mengatakan kepada The Sun : “Ketika Anda memiliki mumi di dalam makam, mumi ini memiliki kuman yang tidak dapat Anda lihat.
“Dulu arkeolog, mereka terburu-buru, lalu masuk ke dalam makam, lalu terkena kuman, lalu mati.”
Kutukan itu telah lama dianggap mempengaruhi siapa saja yang berani mengganggu tempat peristirahatan terakhir raja-raja kuno, termasuk orang-orang yang membongkar makam Tutankhamun .
Lord Carnarvon, orang yang membiayai pencarian Tutankhamun, meninggal lima bulan setelah membuka makam tersebut pada tahun 1923 karena penyebab yang tampaknya tidak berbahaya – gigitan nyamuk terinfeksi yang ia potong saat bercukur.
Namun, seorang arkeolog terkemuka telah menjelaskan bahwa hal itu tidak ada hubungannya dengan sihir kuno – duh – dan sebaliknya merupakan kasus kuman kuno.
Zahi Hawass, mantan menteri negara urusan barang antik Mesir, mengatakan kepada The Sun : “Ketika Anda memiliki mumi di dalam makam, mumi ini memiliki kuman yang tidak dapat Anda lihat.
“Dulu arkeolog, mereka terburu-buru, lalu masuk ke dalam makam, lalu terkena kuman, lalu mati.”
Lihat Juga :