Logam Langka Niobium Bikin China Ketiban Rezeki, Ini Kegunaannya di Masa Depan

Minggu, 15 Oktober 2023 - 15:43 WIB
loading...
Logam Langka Niobium...
Penemuan deposit bijih logam langka Niobium di pertambangan Bayan Obo, Mongolia Dalam, membuat China ketiban rezeki nomplok. Foto/Space
A A A
BEIJING - Penemuan deposit bijih logam langka Niobium di pertambangan Bayan Obo, Mongolia Dalam, membuat China ketiban rezeki nomplok. Logam Niobium mengandung unsur tanah jarang yang banyak dicari untuk industri karena bersifat superkonduktif.

Niobium yang ditemukan para ilmuwan China merupakan jenis bijih logam yang belum pernah dilihat sebelumnya dan dijuluki Niobaotite. Menurut laporan laman South China Morning Post, logam Niobium terbuat dari niobium, barium, titanium, besi, dan klorida.

Logam berwarna abu-abu muda ini saat ini banyak digunakan dalam produksi baja, yang diperkuat tanpa menambah bobot secara signifikan. Niobium juga digunakan dalam pembuatan paduan lain (bahan yang terbuat dari campuran logam).

Baca juga; Misteri Pisau Belati Raja Tutakhamun, Terbuat dari Logam Meteorit Langka

Menurut Royal Society of Chemistry, ini berguna dalam akselerator partikel dan peralatan ilmiah canggih lainnya karena merupakan superkonduktor pada suhu rendah. Permintaan logam ini di masa depan mungkin lebih besar, untuk mengembangkan baterai niobium-lithium dan niobium-graphene.

Menurut S&P Global, baterai ini dapat mengurangi risiko kebakaran bila digunakan bersama dengan litium. Baterai niobium-lithium juga mengisi daya lebih cepat dan dapat diisi ulang lebih sering dibandingkan baterai lithium tradisional.
Logam Langka Niobium Bikin China Ketiban Rezeki, Ini Kegunaannya di Masa Depan


Pada bulan Mei, para peneliti di Center for Advanced 2D Materials (CA2DM) di NUS, yang mengembangkan baterai niobium-graphene, mengatakan bahwa baterai tersebut dapat bertahan sekitar 30 tahun. Kekuatan ini berarti 10 kali lebih lama dari baterai lithium-ion dan dapat terisi penuh dalam waktu 30 menit.

Penemuan ini tentu merupakan rezeki nomplok bagi China yang saat ini mengimpor 95% logam Niobium. Bijih hitam kecokelatan tersebut merupakan jenis baru ke-17 yang ditemukan di deposit bijih Bayan Obo di kota Baotou, Mongolia Dalam pada 3 Oktober.

Baca juga; Logam Terbium Langka Ditemukan di Atmosfer Exoplanet Kelt-9 B

Apalagi menurut Perusahaan Nuklir Nasional Tiongkok (CNNC), logam ini hanya salah satu dari 150 mineral baru yang ditemukan di wilayah tersebut. “Bergantung pada volume dan kualitas Niobium ini, sehingga dapat menjadikan China swasembada,” kata Antonio H. Castro Neto, profesor teknik elektro dan komputer di National University of Singapore (NUS).

Selama ini negara pemasok logam jarang tanah terbesar di dunia adalah Brasil, kemudian ada Kanada di posisi kedua. Menurut Survei Geologi AS, Washington juga membuka tambang niobium dan fasilitas pemrosesan sedang berlangsung di Nebraska selatan. Proyek Mineral Kritis Elk Creek akan menjadi satu-satunya tambang niobium di AS.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Rekomendasi
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Infografis
10 Film dan Acara TV...
10 Film dan Acara TV yang Meramalkan Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved