Perusahaan Digital Ini Buka Peluang untuk Penyandang Disabilitas
Minggu, 08 Oktober 2023 - 14:30 WIB
loading...
Pelatihan dan pendampingan dapat membantu penyandang disabilitas untuk menggunakan produk dan layanan digital secara mandiri dan efektif.. FOTO/ Daily
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan digital memiliki peran penting dalam meningkatkan akses dan peluang bagi penyandang disabilitas. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai cara.
BACA JUGA - Ekosistem Digital dan Ekologi Digital
Memberikan pelatihan dan pendampingan bagi penyandang disabilitas. Pelatihan dan pendampingan dapat membantu penyandang disabilitas untuk menggunakan produk dan layanan digital secara mandiri dan efektif.
Seperti yang dilakukan Bibit.id, aplikasi investasi digital bersama PT Majoris Asset Management (Majoris) menegaskan komitmen dalam melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan.
Kali ini, Bibit dan Majoris menyalurkan donasi lewat program “Majoris x Bibit Berbagi Kasih kepada Yayasan Bhakti Luhur” sebesar Rp40 juta
Menurut data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, per Agustus 2021 terdapat sekitar 2,2 juta anak berusia 5-19 tahun yang menyandang disabilitas. Dari jumlah tersebut, baru 12,26% yang menempuh pendidikan formal.
“Kehadiran Majoris dan Bibit di sini adalah untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yang sungguh istimewa dan memiliki semangat tinggi,” kata Adrian Roza selaku Head Operation dari Majoris.
BACA JUGA - Ekosistem Digital dan Ekologi Digital
Memberikan pelatihan dan pendampingan bagi penyandang disabilitas. Pelatihan dan pendampingan dapat membantu penyandang disabilitas untuk menggunakan produk dan layanan digital secara mandiri dan efektif.
Seperti yang dilakukan Bibit.id, aplikasi investasi digital bersama PT Majoris Asset Management (Majoris) menegaskan komitmen dalam melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan.
Kali ini, Bibit dan Majoris menyalurkan donasi lewat program “Majoris x Bibit Berbagi Kasih kepada Yayasan Bhakti Luhur” sebesar Rp40 juta
Menurut data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, per Agustus 2021 terdapat sekitar 2,2 juta anak berusia 5-19 tahun yang menyandang disabilitas. Dari jumlah tersebut, baru 12,26% yang menempuh pendidikan formal.
“Kehadiran Majoris dan Bibit di sini adalah untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yang sungguh istimewa dan memiliki semangat tinggi,” kata Adrian Roza selaku Head Operation dari Majoris.
Lihat Juga :