Banyak Laporan Temuan UFO, Amerika Rumuskan Undang-Undang Baru

Kamis, 05 Oktober 2023 - 08:00 WIB
loading...
Banyak Laporan Temuan...
Banyaknya laporan Unidentified Aerial Phenomena (UAP) membuat AS merumuskan aturan baru tentang publikasi benda asing. (Foto: Happiness)
A A A
JAKARTA - Tingginya laporan tentang fenomena benda di udara yang tak dikenal di Amerika Serikat alias Unidentified Aerial Phenomena (UAP) membuat otoritas pemerintahan merumuskan aturan baru tentang publikasi benda asing.

Aturan tentang waktu publikasi temuan UAP atau dahulu disebut UFO ini muncul setelah seorang pelapor bernama David Grusch memberikan kesaksian di depan Kongres tentang dugaan proyek pemulihan UFO dan rekayasa balik yang dikelola pemerintah.

Setelah itu, banyaknya pelaporan tentang UAP perlu dipertimbangkan terlebih dahulu melalu otorita bea cukai dan perlindungan perbatasan. Dilansir dari the Verge, Kamis (5/10/2023), pada dasarnya UAP dan UFO merupakan hal yang sama. Namun, penyebutannya diubah atas dasar pertimbangan keamananan dari pihak Pentagon untuk menyebut benda asing tak dikenal yang terbang di udara.

Baca Juga: Pentagon Rilis Video Penampakan UFO

Melalui regulasi baru, per awal Agustus 2023, patroli bea cukai dan perbatasan Amerika Serikat telah merilis 10 video yang menggambarkan UAP serta 387 halaman dokumen pendukung, termasuk testimoni para saksi mata.

Salah satu video medio 2013, menunjukkan sebuah benda tak dikenal terbang di atas bandara. Obyek tersebut, meluncur dengan kecepatan konsisten dalam jalur yang membawanya menuju laut.

Beberapa pengamat menafsirkannya sebagai obyek yang tenggelam ke dalam air dan muncul kembali tanpa kehilangan kecepatan apapun. Temuan ini akan menjadi pencapaian teknik yang mengesankan, namun videonya sangat buruk sehingga bisa saja ada rekayasa digital.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved