Inilah yang Terjadi Setelah TikTok Shop Diblokir

Rabu, 04 Oktober 2023 - 18:19 WIB
loading...
Inilah yang Terjadi...
Tayangan langsung penjual sepatu menawarkan barang dagangannya menggunakan akun media sosial TikTok di Jakarta, Rabu (4/10). TikTok Shop resmi ditutup. Foto: Sindonews/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - TikTok Shop resmi diblokir pukul 17.00 WIB, Selasa (4/10). Apa yang terjadi setelah pemblokiran?

Berdasarkan pemantauan SINDONews di aplikasi TikTok Shop, beberapa toko masih melakukan live shopping. Meski demikian, “keranjang oren” yang jadi ciri khas TikTok Shop sudah tidak ada lagi di layar ponsel.

Karena tidak adanya keranjang kuning di layar, penonton live tidak bisa membeli produk apapun yang ditawarkan toko tersebut. Ini juga berarti tidak ada transaksi yang terjadi di TikTok Shop.

Kemudian, perubahan lain yang terjadi setelah TikTok Shop diblokir adalah beberapa toko mencantumkan akun e-commerce mereka di bio profil toko. Ini agar para pelanggan bisa tetap 'check out' barang yang disuka dari toko tersebut, meski tidak melakukan pembayaran di TikTok Shop.

SINDONews juga mendapati beberapa penjual TikTok Shop yang curhat secara live. Mereka menceritakan kesedihan dengan adanya kebijakan ini.

“Ya, kalau dibilang sedih, ya, kami sedih banget (dengan pemblokiran), tapi, ya, mau gimana lagi," kata salah seorang pedagang TikTok Shop. Di kolom komentar toko pun beberapa penonton mengaku sedih dengan pemblokiran ini. "Keliatan banget mukanya pada sedih," kata penonton live.

Bahkan, public figure, Alice Norin, yang biasanya aktif jualan secara live di TikTok Shop, kini sudah tidak menyematkan produk jualan. "No product yet", begitu keterangan di layar ponsel.

Keranjang Kuning Diganti Fitur Friends
Inilah yang Terjadi Setelah TikTok Shop Diblokir

Penutupan TikTok Shop disasarkan pada aturan terbaru dari pemerintah, yakni revisi Permendag Nomor 31/2023. “Kami ingin menginformasikan kepada Anda bahwa untuk mematuhi peraturan tersebut, mulai tanggal 4 Oktober 2023 pukul 17.00 WIB, kami tidak akan lagi memfasilitasi transaksi penjualan di TikTok Shop di Indonesia,” tulis TikTok dalam keterangan resmi

Penutupan TikTok Shop menandakan seluruh kampanye iklan penjualan produk melalui fitur tersebut dihentikan secara otomatis. Pembuatan iklan tersebut juga tidak akan bisa lagi dilakukan.

Berdasarkan pantauan SINDONews, tepat pukul 17.00 WIB, fitur belanja pada aplikasi TikTok masih tersedia, namun sudah tidak bisa diakses. Terdapat tulisan, “Something went wrong. Tap to try again”, dan masih muncul tulisan serupa ketika dilakukan refresh.

Ketika masuk ke Play Store dan AppStore, aplikasi TikTok meminta pembaruan atau update. Setelah pembaruan selesai, fitur TikTok Shop benar-benar menghilang. Logo belanja pada aplikasi sudah tak lagi terlihat.

Kolom tersebut digantikan dengan “Friends” yang menandakan untuk melihat siapa saja orang yang sudah berteman.

Itu berarti para pengguna TikTok sudah benar-benar tidak bisa lagi menggunakan aplikasi tersebut untuk berjualan. Perubahan ini juga merupakan bentuk komitmen TikTok Indonesia dalam mematuhi aturan yang sudah diberlakukan oleh pemerintah.

Baca Juga: Begini Curhatan Pelanggan TikTok Shop Tidak Bisa Check Out di Menit Terakhir Sebelum Diblokir

Kendati begitu, TikTok Indonesia akan berusaha membantu penjual untuk meminimalisir dampak dari penutupan tersebut. Pasalnya, ada banyak pelaku UMKM yang juga ikut mencoba peruntungan mereka melalui aplikasi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pengertian Anda terkait hal ini. Kami akan membantu Anda selama periode ini untuk meminimalkan dampak yang ada terhadap bisnis Anda,”tulisTikTok.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
ByteDance Luncurkan...
ByteDance Luncurkan Seedance 2.0, Model AI Generatif untuk Video Realistis
TikTok Dipaksa Matikan...
TikTok Dipaksa Matikan Fitur Infinity Scroll karena Menyebabkan Kecanduan
Pakar Privasi Data:...
Pakar Privasi Data: Kasus Kecanduan TikTok Harus Dibawa ke Persidangan
Siapa Adam Presser,...
Siapa Adam Presser, Alumni Harvard Pro-China yang Jadi Bos TikTok Amerika?
Dari Bisu Jadi Triliuner:...
Dari Bisu Jadi Triliuner: Raja TikTok Khaby Lame Teken Kontrak Rp14,3 Triliun!
Ruben Onsu Soroti Live...
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Anak hingga Malam Hari, Hak Asuh Jadi Pertimbangan Serius
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik TikTok...
Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur Tahun Ini, ByteDance Siapkan Kejutan
Rekomendasi
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Berita Terkini
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved