Suhu Panas di dalam Air Meningkat, Ratusan Lumba-lumba Mati di Amazon
Selasa, 03 Oktober 2023 - 15:25 WIB
loading...
Ratusan Lumba-lumba Mati di Amazon. FOTO/ The Guardian
A
A
A
JAKARTA - Lebih dari seratus lumba-lumba ditemukan mati di Amazon, Brasil selama musim kemarau yang berkepanjangan dan suhu air yang tinggi tercatat di beberapa tempat di atas 39 derajat Celcius.
BACA JUGA - Ilmuwan Belanda Selidiki Kematian Misterius Lumba-Lumba
Seperti dilansir dari The Guardian, Selasa (3/10/2023), Institut Mamirauá menginformasikan bahwa semua bangkai ikan ditemukan di Danau Tefé selama tujuh hari terakhir.
Institut Mamirauá adalah pusat penelitian yang didanai oleh Kementerian Ilmu Pengetahuan Brasil.
Pusat penelitian menggambarkan kejadian tersebut sebagai hal yang tidak biasa, selain pandangan bahwa suhu danau yang tinggi dan kekeringan berkepanjangan di Amazon mungkin menjadi penyebabnya.
Insiden ini kemungkinan akan meningkatkan kekhawatiran para ilmuwan iklim mengenai dampak aktivitas manusia dan kekeringan parah yang dialami di wilayah tersebut.
“Masih terlalu dini untuk menentukan penyebab kejadian ekstrem ini,''
“Namun, para ahli kami yakin hal ini terkait dengan periode kekeringan dan suhu tinggi di Danau Tefé yang beberapa bagiannya melebihi 39 derajat Celsius,” jelas Mamirauá Institute.
BACA JUGA - Ilmuwan Belanda Selidiki Kematian Misterius Lumba-Lumba
Seperti dilansir dari The Guardian, Selasa (3/10/2023), Institut Mamirauá menginformasikan bahwa semua bangkai ikan ditemukan di Danau Tefé selama tujuh hari terakhir.
Institut Mamirauá adalah pusat penelitian yang didanai oleh Kementerian Ilmu Pengetahuan Brasil.
Pusat penelitian menggambarkan kejadian tersebut sebagai hal yang tidak biasa, selain pandangan bahwa suhu danau yang tinggi dan kekeringan berkepanjangan di Amazon mungkin menjadi penyebabnya.
Insiden ini kemungkinan akan meningkatkan kekhawatiran para ilmuwan iklim mengenai dampak aktivitas manusia dan kekeringan parah yang dialami di wilayah tersebut.
“Masih terlalu dini untuk menentukan penyebab kejadian ekstrem ini,''
“Namun, para ahli kami yakin hal ini terkait dengan periode kekeringan dan suhu tinggi di Danau Tefé yang beberapa bagiannya melebihi 39 derajat Celsius,” jelas Mamirauá Institute.
Lihat Juga :