Setahun Bertugas di Luar Angkasa, 2 Kosmonot Rusia dan Astronot NASA Tiba di Bumi
Rabu, 27 September 2023 - 22:57 WIB
loading...
A
A
A
“Anda, Dmitri dan Sergey, sudah enam kali berjalan di luar angkasa dan Frank tiga kali. Hal yang paling luar biasa, Anda terbang di luar angkasa selama misi bersama 28 orang lainnya,” kata astronot Badan Antariksa Eropa (ESA) Andreas Mogensen, yang mengambil alih komando ISS dari Prokopyev.
Baca juga; Soyuz MS-22 Berlubang 0,8 Milimeter, Rusia Kirim Pesawat Luar Angkasa Pengganti Maret 2023
Kru Misi Soyuz MS-23, Prokopyev, Petelin, dan Rubio, diluncurkan dari Bumi ke ISS pada 21 September 2022. Mereka ditargetkan tinggal di ISS selama sekitar enam bulan, namun diperpanjang menjadi satu tahun setelah modul Soyuz mereka, MS-22, mengalami kebocoran cairan pendingin, sehingga tidak aman lagi untuk mengembalikan kru ke Bumi.
![Setahun Bertugas di Luar Angkasa, 2 Kosmonot Rusia dan Astronot NASA Tiba di Bumi]()
Para kru awalnya seharusnya kembali pada musim semi ini, tetapi misi harus diperpanjang hingga 27 September karena insiden Soyuz MS-22 pada 15 Desember 2022. Untuk memastikan kembalinya dua kosmonot dan astronot tersebut dengan selamat, pesawat ruang angkasa Soyuz MS-23 dikirim ke ISS tanpa awak.
Misi ini menjadi yang terpanjang sepanjang sejarah ISS - pada saat pendaratan, kru menghabiskan 371 hari di luar angkasa. Valery Polyakov dan Sergey Avdeyev, yang menjalankan misi di stasiun luar angkasa Mir, adalah dua orang yang tinggal di luar angkasa lebih lama dalam satu misi selama 437 dan 379 hari.
Baca juga; Soyuz MS-22 Berlubang 0,8 Milimeter, Rusia Kirim Pesawat Luar Angkasa Pengganti Maret 2023
Kru Misi Soyuz MS-23, Prokopyev, Petelin, dan Rubio, diluncurkan dari Bumi ke ISS pada 21 September 2022. Mereka ditargetkan tinggal di ISS selama sekitar enam bulan, namun diperpanjang menjadi satu tahun setelah modul Soyuz mereka, MS-22, mengalami kebocoran cairan pendingin, sehingga tidak aman lagi untuk mengembalikan kru ke Bumi.

Para kru awalnya seharusnya kembali pada musim semi ini, tetapi misi harus diperpanjang hingga 27 September karena insiden Soyuz MS-22 pada 15 Desember 2022. Untuk memastikan kembalinya dua kosmonot dan astronot tersebut dengan selamat, pesawat ruang angkasa Soyuz MS-23 dikirim ke ISS tanpa awak.
Misi ini menjadi yang terpanjang sepanjang sejarah ISS - pada saat pendaratan, kru menghabiskan 371 hari di luar angkasa. Valery Polyakov dan Sergey Avdeyev, yang menjalankan misi di stasiun luar angkasa Mir, adalah dua orang yang tinggal di luar angkasa lebih lama dalam satu misi selama 437 dan 379 hari.
(wib)
Lihat Juga :