Rusia Kembangkan Robot Perang Zubilo, Bersenjata Meriam Kembar Kaliber 23 Milimeter
Senin, 25 September 2023 - 15:53 WIB
loading...
A
A
A
Ukurannya yang kompak dan mobilitasnya membuatnya cocok untuk pengoperasian stasioner dan mobile. Meriam antipesawat ZU-23-2 beroperasi dengan memanfaatkan mekanisme blowback yang dioperasikan dengan gas.
Baca juga; Robot Humanoid Rusia, Skybot F-850 Dirancang untuk Misi Luar Angkasa
Amunisi yang digunakan biasanya berupa peluru pembakar berdaya ledak tinggi (HEI), yang dimasukkan ke dalam meriam dari kotak amunisi berkapasitas 50 butir. Meriam ini memiliki laju tembakan siklik sekitar 200 putaran per menit per barel, memungkinkan tembakan dalam jumlah besar diarahkan ke sasaran yang masuk.
ZU-23-2 efektif melawan berbagai sasaran udara, termasuk pesawat sayap tetap, helikopter, dan kendaraan udara tak berawak (UAV). Senjata ini sangat cocok untuk menyerang target pada jarak dekat hingga menengah, hingga jarak 2,5 kilometer. Proyektil senjata ini memiliki kecepatan moncong yang tinggi, memungkinkannya untuk menyerang target yang bergerak cepat secara efektif.
Baca juga; Robot Humanoid Rusia, Skybot F-850 Dirancang untuk Misi Luar Angkasa
Amunisi yang digunakan biasanya berupa peluru pembakar berdaya ledak tinggi (HEI), yang dimasukkan ke dalam meriam dari kotak amunisi berkapasitas 50 butir. Meriam ini memiliki laju tembakan siklik sekitar 200 putaran per menit per barel, memungkinkan tembakan dalam jumlah besar diarahkan ke sasaran yang masuk.
ZU-23-2 efektif melawan berbagai sasaran udara, termasuk pesawat sayap tetap, helikopter, dan kendaraan udara tak berawak (UAV). Senjata ini sangat cocok untuk menyerang target pada jarak dekat hingga menengah, hingga jarak 2,5 kilometer. Proyektil senjata ini memiliki kecepatan moncong yang tinggi, memungkinkannya untuk menyerang target yang bergerak cepat secara efektif.
(wib)
Lihat Juga :