Susut 1,5 Juta Km Persegi, Luas Es Laut Antartika Mencapai Titik Terendah

Jum'at, 22 September 2023 - 15:40 WIB
loading...
Susut 1,5 Juta Km Persegi,...
Luas es yang mengelilingi lautan benua Antartika mencapai titik terendah dalam sejarah pada tahun ini. Foto/Daily Mail
A A A
WASHINGTON - Luas es yang mengelilingi lautan benua Antartika mencapai titik terendah dalam sejarah pada tahun ini. Es yang mengelilingi benua paling selatan bumi ini berukuran kurang dari 17 juta km persegi, setelah susut 1,5 juta km persegi.

Para peneliti dari Pusat Data Salju dan Es Nasional AS (US National Snow and Ice Data Center) mengungkapkan bahwa es Antartika selama musim panas ini adalah yang terendah yang pernah tercatat. Berkurangnya es laut dapat mengancam habitat penguin, anjing laut, dan kehidupan hewan Antartika lainnya, dan juga berkontribusi terhadap kenaikan permukaan laut global.

“Ini jauh di luar apa yang pernah kita lihat, sungguh menakjubkan,” kata Walter Meier, peneliti senior di Pusat Data Salju dan Es Nasional, kepada BBC.

Baca juga; Gawat! Es Antartika Sebesar Negara Argentina Menghilang

Antartika, benua paling selatan di dunia, adalah daratan yang tertutup es di Samudera Selatan atau yang dikenal sebagai Samudera Antarktika. Meski Antartika merupakan daratan, namun air laut yang mengelilingi benua tersebut juga membeku sehingga membuat benua tersebut terlihat lebih besar dari ukuran sebenarnya.

Jumlah es yang mengelilingi Antartika dikenal sebagai es laut. Laut es ini membentang dari ujung utara pada musim dingin dan menyusut hampir ke garis pantai setiap musim panas seiring naik dan turunnya suhu.
Susut 1,5 Juta Km Persegi, Luas Es Laut Antartika Mencapai Titik Terendah


Para ilmuwan terus melacak luas es laut sepanjang musim dan membandingkan ukurannya dengan bulan-bulan yang sama pada tahun-tahun sebelumnya, untuk melihat perubahannya. Mereka berpendapat bahwa es laut di Antartika sangat penting karena memantulkan cahaya matahari, membantu menjaga daerah kutub tetap sejuk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pulau Misterius Ditemukan...
Pulau Misterius Ditemukan di Zona Berbahaya Antartika
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi...
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi di Gletser Kiamat Antartika
Bakal Hancur Total,...
Bakal Hancur Total, Gunung Es di Antartika Berubah Warna Jadi Biru
Robot Apung Mulai Kumpulkan...
Robot Apung Mulai Kumpulkan Data Pertama di Bawah Es Antartika
Gunung Es Raksasa Mengapung...
Gunung Es Raksasa Mengapung Menuju Permukiman Greenland
Mencairnya Es Ungkap...
Mencairnya Es Ungkap Rahasia Ribuan Tahun di Pegunungan Rocky
10 Fakta Greenland,...
10 Fakta Greenland, Dulunya Hijau hingga Matahari Tengah Malam
Gempar! Seorang Pria...
Gempar! Seorang Pria Menghilang dan Membeku Sempurna di Dalam Es Selama 28 Tahun
Hilang 65 Tahun, Pria...
Hilang 65 Tahun, Pria Ini Ditemukan Sudah Jadi Tulang Membeku di Antartika
Rekomendasi
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved