Ilmuwan Temukan Bima Sakti Mulai Bengkok, Ini Penyebabnya!
Jum'at, 22 September 2023 - 08:58 WIB
loading...
A
A
A
Materi gelap membuat keberadaannya diketahui dengan mempercepat bintang-bintang ke kecepatan yang tidak dapat dijelaskan saat mereka mengorbit pusat galaksi, membengkokkan cahaya bintang di kejauhan dengan membentuk halo galaksi Bima Sakti.
Halo galaksi, bola bintang luas yang mengambang seperti dedaunan di kolam materi gelap terletak tepat di luar lengan spiral Bima Sakti. Dalam studi 2022, para astronom menyelidiki wilayah ini menggunakan pesawat ruang angkasa Gaia milik Badan Antariksa Eropa.
Mereka memetakan posisi dan pergerakan sekitar 2 miliar bintang di Bima Sakti. Dengan meneliti data Gaia, mereka menemukan bahwa bintang-bintang yang tergantung di halo galaksi ternyata tidak teratur.
Untuk melihat apa arti halo bintang yang tidak seimbang bagi halo materi gelap tempat ia berada, para peneliti menggunakan model komputer untuk menciptakan kembali galaksi muda mirip Bima Sakti dengan halo materi gelap yang dimiringkan 25 derajat terhadap piringannya.
![Ilmuwan Temukan Bima Sakti Mulai Bengkok, Ini Penyebabnya!]()
Setelah melakukan simulasi galaksi selama 5 miliar tahun, para peneliti menemukan bahwa mereka telah menciptakan galaksi yang sangat mirip dengan galaksi Bima Sakti.
Halo galaksi, bola bintang luas yang mengambang seperti dedaunan di kolam materi gelap terletak tepat di luar lengan spiral Bima Sakti. Dalam studi 2022, para astronom menyelidiki wilayah ini menggunakan pesawat ruang angkasa Gaia milik Badan Antariksa Eropa.
Mereka memetakan posisi dan pergerakan sekitar 2 miliar bintang di Bima Sakti. Dengan meneliti data Gaia, mereka menemukan bahwa bintang-bintang yang tergantung di halo galaksi ternyata tidak teratur.
Untuk melihat apa arti halo bintang yang tidak seimbang bagi halo materi gelap tempat ia berada, para peneliti menggunakan model komputer untuk menciptakan kembali galaksi muda mirip Bima Sakti dengan halo materi gelap yang dimiringkan 25 derajat terhadap piringannya.

Setelah melakukan simulasi galaksi selama 5 miliar tahun, para peneliti menemukan bahwa mereka telah menciptakan galaksi yang sangat mirip dengan galaksi Bima Sakti.
Lihat Juga :