3 Efek Quantum Computing yang Mengerikan, Kiamat Digital hingga Perang

Rabu, 20 September 2023 - 13:01 WIB
loading...
3 Efek Quantum Computing...
Quantum computing dapat memicu kiamat kuantum. (Foto: Deccanchronicle)
A A A
JAKARTA - Kabar mengenai keberadaan quantum computing atau sistem komputer kuantum sudah cukup lama beredar. Persaingan dalam pengembangannya sangat terasa pada 2019 saat IBM, Amazon, Samsung, dan Microsoft turut mendanai pengembangan penelitian terkait sistem komputer kuantum.

Sejatinya, Google sudah terlebih dahulu mengklaim adanya pencapaian terobosan dengan supremasi kuantum. Artinya, komputer kuantum produksi Google mampu memecahkan masalah kompleks hanya dalam hitungan menit. Namun, jangan lupa bahwa quantum computing juga memiliki efek yang mengerikan.

Berikut 3 efek quantum computing yang mengerikan dilansir dari berbagai sumber, Rabu (20/3/2023).

Baca Juga: IBM Luncurkan Eagle, Prosesor Kuantum Paling Kuat di Dunia

1. Kiamat Kuantum

Efek pertama yang berpeluang muncul karena adanya quantum computing adalah kiamat kuantum. Komputer kuantum diketahui memiliki pola atau sistem kerja yang berbeda jika dibandingkan dengan komputer biasa. Tak heran jika komputer kuantum mampu bekerja jauh lebih cepat dibandingkan dengan komputer pada umumnya. Daily Mail menyebut, para ahli sudah memperingatkan bahwa kiamat kuantum mampu membuat seluruh data lebih rentan.

2. Peluang Perang Terbuka Lebar

Sangat berkaitan dengan kiamat kuantum, keamanan siber adalah hal yang juga menjadi efek mengerikan dari komputer kuantum. Kiamat kuantum atau quantum apocalypse sanggup mengungkap segala jenis data, bahkan hingga rahasia negara dan sudah pasti akan menjadi ancaman bagi keamanan siber.

Karena komputer kuantum sangat kuat memecahkan semua enskripsi, maka peluang terbukanya informasi sensitif, termasuk rincian perbankan, bisa sangat besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Ilmuwan Temukan Fakta...
Ilmuwan Temukan Fakta Alam Eemesta Mengembang 10% Lebih Cepat dari Prediksi
Gurita Perusahaan Teknologi...
Gurita Perusahaan Teknologi dan Kontraktor Militer Panen Triliunan di Perang Iran-Amerika, Siapa Saja?
DAMAC Digital Siap Jadikan...
DAMAC Digital Siap Jadikan Indonesia Kekuatan Digital Baru Asia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Rekomendasi
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Berita Terkini
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved