Apakah Tanaman Dapat Tumbuh di Luar Angkasa?
Senin, 18 September 2023 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini menunjukkan bahwa luar angkasa tidak ramah terhadap tanaman. Hanya beberapa detik di ruang hampa udara akan menyebabkan tumbuhan langsung musnah, karena air dalam sel tumbuhan akan menghilang sebagai uap, meninggalkan versi kering bekunya.
Meski begitu, para astronot berusaha mewujudkannya dan banyak yang berhasil. Menurut laporan di situs berita The Atlantic, tanaman pertama yang tumbuh subur di luar angkasa adalah Arabidopsis thaliana atau thale cress, tanaman kecil kurus dari keluarga sawi, dengan bunga berwarna putih.
Pada tahun 1982, tanaman ini dibawa ke luar angkasa menggunakan Salyut, stasiun luar angkasa Rusia yang sekarang sudah tidak berfungsi. Tumbuhan tersebut dipilih karena memiliki siklus hidup cukup cepat, sehingga para ilmuwan mampu menganalisis seluruh masa hidupnya.
Sejak itu, tanaman tumbuh secara rutin di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Benih ditanam di tempat yang kaya nutrisi, dengan pupuk pelet, dan dibudidayakan di dalam champer khusus yang dilengkapi dengan lampu buatan. Air diarahkan ke akar dengan presisi seperti laser dan seluruh prosesnya dipantau oleh sensor dan astronot.
Baca Juga: Ilmuwan Berhasil Tumbuhkan Tanaman di Tanah Bulan, Siap Jadi Petani Luar Angkasa?
Meski begitu, para astronot berusaha mewujudkannya dan banyak yang berhasil. Menurut laporan di situs berita The Atlantic, tanaman pertama yang tumbuh subur di luar angkasa adalah Arabidopsis thaliana atau thale cress, tanaman kecil kurus dari keluarga sawi, dengan bunga berwarna putih.
Pada tahun 1982, tanaman ini dibawa ke luar angkasa menggunakan Salyut, stasiun luar angkasa Rusia yang sekarang sudah tidak berfungsi. Tumbuhan tersebut dipilih karena memiliki siklus hidup cukup cepat, sehingga para ilmuwan mampu menganalisis seluruh masa hidupnya.
Sejak itu, tanaman tumbuh secara rutin di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Benih ditanam di tempat yang kaya nutrisi, dengan pupuk pelet, dan dibudidayakan di dalam champer khusus yang dilengkapi dengan lampu buatan. Air diarahkan ke akar dengan presisi seperti laser dan seluruh prosesnya dipantau oleh sensor dan astronot.
Baca Juga: Ilmuwan Berhasil Tumbuhkan Tanaman di Tanah Bulan, Siap Jadi Petani Luar Angkasa?
Lihat Juga :