Siapkan Generasi Emas, Binus University Buka Jurusan Program AI

Sabtu, 16 September 2023 - 14:07 WIB
loading...
Siapkan Generasi Emas,...
Binus University menggelar sharing session bertajuk Techno Talk: How AI Transform the World di Kampus Anggrek, Jakarta Barat, Sabtu (16/9/2023). Foto/Screen Capture Binus TV Wahyu Sibarani
A A A
JAKARTA - Binus University membuka jurusan Program Artificial Intelligence (AI). Langkah itu dilakukan guna menyiapkan generasi emas Indonesia yang menguasai kecerdasan buatan atau AI.

Peresmian jurusan baru itu ditandai dengan digelarnya Tech Talck bertajuk "Techno Talk: How AI Transform the World" yang digelar di Kampus Anggrek, Jakarta Barat, Sabtu (16/9/2023). Dalam peresmian itu Dr Nelly, Rektor Binus University mengatakan pada 2025 Indonesia akan memiliki bonus demografi yang sangat besar.

Dari kondisi itu Indonesia menurutnya ditargetkan akan sejajar dengan negara adidaya. Dari situ dibutuhkan anak-anak muda yang bisa berkontribusi penting dalam mewujudkan target tersebut. Termasuk anak-anak muda yang menguasai kecerdasan buatan.

"Binus ingin berkontribusi menyiapkan generasi emas Dari situ kami menghadirkan Program Artificial Intelligence (AI) sebagai komitmen untuk menyiapkan sumber daya unggul yang bisa berdayakan masyarakat melalui solusi di bidang AI nantinya," ujar Dr Nelly.

Baca Juga: UGM Bentuk Artificial Intelligence Society, Untuk Apa?

Dia melanjutkan Program AI yang ditawarkan Binus University akan berupaya menghadirkan upaya pendidikan AI yang memang berkontribusi pada kemajuan bangsa. Terutama kepentingan industri yang membutuhkan bantuan AI.

"Untuk itu kurikulum yang diberikan berupakan AI terapan sehingga jarak kebutuhan industri dan pendidikan jadi lebih dekat," katanya.

Nantinya di Program AI, Binus University akan menyertakan beberapa mata kuliah seperti Deep Learning Machine, Robotic, Applied Computation, dan lainnya. Selain itu para mahasiswa yang mengambil Program AI akan diberikan kesempatan untuk terlibat dalam proyek inovatif yang memungkinkan mahasiswa merasakan dampak positif teknologi AI.

Dia berharap Program AI akan menghasilkan pemimpin masa depan yang bisa memanfaatkan ai dengan bijak dan etis. Juga bisa membentuk pemimpin yang memiliki kemampuan identifikasi masalah dan solusi inovatif dengan mengandalkan kekuatan AI.

"Kolaborasi jadi kunci kesuksesan di dunia AI. Ini makanya kami mengundang beberapa pihak untuk berkolaborasi sama-sama," ujarnya.

Baca Juga: Artificial Intelligence Dinilai Akan Tentukan Masa Depan Dunia

Hal itu juga diamini Hedi M Idris Kepala Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Sumber Daya Manusia (SDM) Kementrian Komunikasi dan Informatika yang mengatakan ke depannya Indonesia membutuhkan orang-orang yang mampu menguasai AI.

Bahkan menurutnya kebutuhan tenaga ahli AI juga sangat dicari oleh negara-negara lain. Jadi dia mengatakan pembukaan Program AI di Binus University merupakan langkah yang sangat tepat.

"Tenaga ahli AI adalah profesi masa depan. Saya senang karena Binus begitu progresif. Banyak universitas yang menawarkan komputer sains tapi tidak seprogresif Binus," katanya.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
KTT AI Bergengsi Silicon...
KTT AI Bergengsi Silicon Valley, Industri Kecerdasan Buatan Memasuki Tahap Baru
Workshop-Tools Mastery...
Workshop-Tools Mastery Class, Tingkatkan Penguasaan Tools AI dan Kemampuan Super Individual
Sam Altman Akui Salah...
Sam Altman Akui Salah Prediksinya Soal AI Ancam Pekerjaan
AI Ciptakan Perusahaan-perusahaan...
AI Ciptakan Perusahaan-perusahaan Baru dengan Omset Besar
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rekomendasi
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
Rekrutmen 3.053 Guru...
Rekrutmen 3.053 Guru PPPK Sekolah Rakyat Dibuka 8 Juni 2026, Lengkapi Persyaratan Ini
Berita Terkini
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Infografis
Hacker Gunakan AI untuk...
Hacker Gunakan AI untuk Buka Password Lewat Suara Ketikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved