Intip Spesifikasi Jet Tempur Baru Militer AS, Spesialis Perusak Radar Musuh

Kamis, 14 September 2023 - 15:04 WIB
loading...
Intip Spesifikasi Jet...
Armada EC-37B akan menggantikan pesawat EC-130 milik Komando Tempur Udara yang sudah uzur. (Foto: Defense News)
A A A
JAKARTA - Angkatan Udara Amerika memiliki armada baru, EC-37B Compass Call. Unit pertama dari 10 jet tempur ini baru saja diserahkan oleh kontraktor BAE Systems dan L3Harris pada Selasa, kemarin. Armada EC-37B akan menggantikan pesawat EC-130 milik Komando Tempur Udara yang sudah uzur.

EC-37B Compass Call dirakit di Hudson, New Hampshire, mengintegrasikan perangkat khusus ke dalam jet bisnis Gulfstream G550.

Jet tempur EC-37B Compass Call akan melakukan berbagai misi peperangan elektronik untuk mengganggu sinyal musuh, termasuk sistem komunikasi, radar dan navigasi. BAE mengatakan hal ini termasuk menekan pertahanan udara musuh dengan memblokir kemampuan mereka untuk mengirimkan informasi antara sistem senjata dan jaringan komando dan kontrol.

Dikutip dari Defense News, Komandan ACC Jenderal Mark Kelly mengatakan kemampuan jamming EC-37B Compass Call akan melindungi kapal dan pesawat dari serangan musuh dan memungkinkan untuk lebih dekat dengan target.

Baca Juga: Spesifikasi F-16 Fighting Falcon, Jet Tempur Amerika yang Dikembangkan General Dynamics

“Misi dan kemampuan EC-37B Compass Call tidak akan jauh berbeda dari EC-130,” kata Kelly.

Namun peningkatan ketinggian dan kecepatan yang akan terjadi pada EC-37B Compass Call menjadikannya jauh lebih gesit dari pendahulunya. Pesawat EC-130 memiliki ketinggian 25.000 kaki dan dapat terbang dengan kecepatan hingga 300 mil per jam. Sementara EC-37B Compass Call akan lebih baik dari itu.

Kelly mengatakan pengujian EC-37B Compass Call terutama akan fokus untuk memastikan integrasi sistem misinya bekerja dengan benar.

Termasuk memastikan sistem Compass Call yang baru dapat berkomunikasi satu sama lain pada waktu yang tepat, dan kemampuan jammingnya berfungsi dan tidak mengganggu sistem lingkungan pesawat.

“Ketika kita meningkatkan daya jamming, atau meminta bentuk gelombang tertentu, bentuk gelombang tersebut harus keluar dengan jumlah ramp, daya, dan frekuensi yang kita minta,” kata Kelly.

Baca Juga: Spesifikasi F-18 Hornet, Jet Tempur Amerika Serikat yang Jatuh di Zaragoza

Kelly mengatakan dia tidak melihat drone wingman atau pesawat tempur kolaboratif yang direncanakan Angkatan Udara – beberapa di antaranya mungkin dapat melakukan operasi peperangan elektronik – sebagai sesuatu yang pada akhirnya dapat menggantikan Compass Call.

Sebaliknya, katanya, CCA akan melengkapi armada Compass Call, bersama dengan kemampuan EW milik F-35 dan F-15EX.

Namun, Angkatan Udara perlu memastikan platform-platform berbeda yang beroperasi di wilayah udara yang sama ini tidak saling mengganggu satu sama lain. “Semuanya harus digabungkan, dan mereka harus beroperasi dan pastikan mereka tidak bentrok (secara elektronik) satu sama lain,” kata Kelly.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Hadang Pesawat Siluman...
Hadang Pesawat Siluman AS Masuk Kembali, Iran Hidupkan Radar Tiga Dimensi
Dari Rafale hingga Tejas:...
Dari Rafale hingga Tejas: Intip Koleksi Jet Tempur Mematikan Milik India!
Kecanggihan JF-17 Pakistan,...
Kecanggihan JF-17 Pakistan, Jet Made In China yang Ditembak Jatuh India
AS Didesak Hadirkan...
AS Didesak Hadirkan Jet Tempur Canggih yang Bisa Dikendalikan AI
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Jet Militer Pembawa...
Jet Militer Pembawa Menhan Inggris Diduga Dikerjai Rusia, Tiba-tiba Gangguan Sinyal
Rekomendasi
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Berita Terkini
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved