Paksa Beli TikTok, Trump Minta Microsoft Jangan Kasih Napas Aplikasi China
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 10:36 WIB
loading...
A
A
A
Aplikasi berbagai video, TikTok , tengah menjadi buah bibir di dunia. Dicekal di pasar Amerika Serikat dan beberapa negara lain, ternyata TikTok diminati para investor Paman Sam.
Pertanyaannya, berapa nilau perusahaan China, ByteDance, tersebut? Mereka memang tidak pernah mempublikasikannya, namun laman Reuters melaporkan, hari ini, bahwa nilai salah satu aplikasi paling populer di AS ini sangat menakjubkan.
Beberapa investor ByteDance memang tertarik untuk membeli TikTok dan menaksirnya seharga Rp732 triliun. Penilaian itu melampaui kapitalisasi pasar senilai Rp500 triliun yang dimiliki oleh induk Snapchat, SNAP, Inc.
Penilaian Rp732 triliun itu dilaporkan dihitung dengan mengalikan pendapatan TikTok yang diproyeksikan Rp14,6 triiun pada 2020 dengan faktor 50. Nilai Snap menunjukkan itu diperdagangkan pada 15 kali perkiraan pendapatan tahun 2020.
Ini berarti investor melihat TikTok tumbuh jauh lebih cepat daripada Snapchat. Yang pertama mengumpulkan uang dari pengiklan dengan kecepatan tinggi. Perkiraan pendapatan Rp14,6 triliun akan meningkat menjadi Rp87,8 triliun pada 2021.
Pertanyaannya, berapa nilau perusahaan China, ByteDance, tersebut? Mereka memang tidak pernah mempublikasikannya, namun laman Reuters melaporkan, hari ini, bahwa nilai salah satu aplikasi paling populer di AS ini sangat menakjubkan.
Beberapa investor ByteDance memang tertarik untuk membeli TikTok dan menaksirnya seharga Rp732 triliun. Penilaian itu melampaui kapitalisasi pasar senilai Rp500 triliun yang dimiliki oleh induk Snapchat, SNAP, Inc.
Penilaian Rp732 triliun itu dilaporkan dihitung dengan mengalikan pendapatan TikTok yang diproyeksikan Rp14,6 triiun pada 2020 dengan faktor 50. Nilai Snap menunjukkan itu diperdagangkan pada 15 kali perkiraan pendapatan tahun 2020.
Ini berarti investor melihat TikTok tumbuh jauh lebih cepat daripada Snapchat. Yang pertama mengumpulkan uang dari pengiklan dengan kecepatan tinggi. Perkiraan pendapatan Rp14,6 triliun akan meningkat menjadi Rp87,8 triliun pada 2021.
(wbs)
Lihat Juga :