Perbedaan NASA vs SpaceX, Bagaimana Cara Kerjanya?

Rabu, 06 September 2023 - 16:35 WIB
loading...
Perbedaan NASA vs SpaceX,...
Meskipun berfokus pada eksplorasi ruang angkasa, NASA vs SpaceX memiliki sejumlah perbedaan misi dan tujuan. Foto/NASA
A A A
JAKARTA - Perbedaan NASA dan SpaceX menarik untuk diulas. Meskipun keduanya berfokus pada eksplorasi ruang angkasa, namun ada perbedaan tujuan hingga visi dan misi.

National Aeronautics and Space Administration (NASA) merupakan badan independen Pemerintah Federal Amerika Serikat. Organisasi ini bertanggung jawab atas program luar angkasa sipil, serta penelitian aeronautika dan luar angkasa.

Sejak didirikan pada tahun 1958, NASA telah banyak melakukan misi eksplorasi luar angkasa. Termasuk mendaratkan manusia di bulan dan mengirim wahana antariksa ke planet-planet dalam tata surya.

Di sisi lain, ada juga SpaceX yang bergerak di bidang teknologi luar angkasa dan memproduksi roket dan wahana antariksa. Lebih dari itu, perusahaan swasta tersebut kini juga telah melakukan banyak misi luar angkasa, termasuk mengirimkan kargo ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Lantas, apa perbedaan NASA dan Spacex yang sama-sama bergerak di luar angkasa? Berikut ulasannya.

Perbedaan NASA vs Spacex


NASA dan SpaceX adalah dua organisasi yang berbeda dalam hal sejarah, tujuan, visi dan misi, serta peran mereka dalam mengeksplorasi luar angkasa. NASA didirikan pada tahun 1958 oleh Presiden Dwight D. Eisenhower sebagai tanggapan atas peluncuran satelit Sputnik oleh Uni Soviet.

NASA memiliki visi untuk menjelajahi dan mempelajari alam semesta. Misi NASA adalah untuk memperluas pengetahuan manusia tentang alam semesta dan meningkatkan pemahaman manusia tentang asal usul dan evolusi alam semesta.

Baca Juga SpaceX dan NASA Kembali Berhasil Mengirim 4 Astronot ke Luar Angkasa

Sementara itu, SpaceX adalah perusahaan swasta yang didirikan oleh Elon Musk pada tahun 2002. Tujuan akhir SpaceX adalah untuk memungkinkan manusia tinggal di planet lain.

Perbedaan utama antara NASA dan SpaceX terletak pada kepemilikan. NASA adalah badan antariksa pemerintah, sedangkan SpaceX adalah perusahaan swasta milik Elon Musk yang juga menerima dana dari pemerintah.

NASA memiliki sejarah panjang dalam eksplorasi ruang angkasa. Sementara SpaceX didirikan pada 2002 dengan tujuan untuk mengurangi biaya perjalanan ke luar angkasa. SpaceX juga membuka akses ke luar angkasa bagi manusia biasa.

NASA berfokus pada eksplorasi ruang angkasa dan penemuan ilmiah. Badan ini bertanggung jawab atas penelitian dan pengembangan teknologi untuk keperluan eksplorasi ruang angkasa.

Dikutip dari laman Ask Any Difference, SpaceX mempunyai tujuan sendiri, yaitu menjadi perusahaan transportasi antariksa terkemuka di dunia. Misi utama SpaceX adalah untuk mengurangi biaya perjalanan antariksa dan membuka akses ke luar angkasa bagi umat manusia. Tujuan jangka panjang SpaceX adalah untuk membawa manusia ke planet Mars.

Dalam perkembangannya, kedua organisasi ini terus melakukan upaya untuk menjelajahi luar angkasa. NASA memiliki Artemis, sebuah program yang bertujuan untuk kembali ke bulan pada 2024 dan SpaceX kini tengah mengembangkan roket Falcon 9 dan Falcon Heavy.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
SpaceX Dilaporkan Mempertimbangkan...
SpaceX Dilaporkan Mempertimbangkan Bergabung dengan Tesla
Rekomendasi
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Berita Terkini
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Infografis
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved