7 Fakta Rudal THAAD Milik AS, Salah Satunya Jadi Senjata untuk Bungkam Korea Utara

Senin, 04 September 2023 - 17:49 WIB
loading...
A A A

5. Hawai Jadi Lokasi Pertama Pengembangan THAAD


Pada tahun 2009 Amerika Serikat memasang THAAD di Hawaii. THAAD di Hawaii menjadi lokasi pertama dikembangkannya THAAD oleh Amerika Serikat.

Alasan pembangunan THAAD di Hawaii ini adalah untuk melindungi wilayahnya dari serangan Korea Utara melalui jalur Archipelago. Pada tahun ini Hawaii diharapkan akan menjadi pusat pertahanan rudal anti balistik Amerika.

6. Negara Lain yang Dipasang THAAD


Sampai saat ini AS telah menyebar sistem rudal THAAD untuk beberapa negara. Seperti Guam pada tahun 2013, UEA di tahun 2012, Israel di 2019, Romania pada 2019, dan Korea Selatan.

7. Alasan Pemasangan Rudal THAAD di Korea Selatan


Pengadaan THAAD di Korea Selatan dilatarbelakangi oleh meningkatnya kapabilitas militer Korea Utara sejak tahun 2016. Oleh karena itu, pada Juli 2019, Korea Selatan memutuskan untuk memasang THAAD milik Amerika Serikat di wilayah Seongju.

Nuklir milik Korea Utara menjadi ancaman penting bagi Korea Selatan. Selain menjadi ancaman bagi Korea Selatan, nuklir ini juga dapat menjadi ancaman bagi seluruh dunia apabila jangkauan rudal tersebut semakin ditingkatkan.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Rekomendasi
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Berita Terkini
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved