7 Fakta Rudal THAAD Milik AS, Salah Satunya Jadi Senjata untuk Bungkam Korea Utara

Senin, 04 September 2023 - 17:49 WIB
loading...
7 Fakta Rudal THAAD...
Rudal THAAD milik AS dikembangkan oleh Lockheed Martin Missile and Space pada 1992. Foto/Military Aerospace
A A A
JAKARTA - Rudal THAAD atau Terminal High Altitude Area Defense adalah sistem rudal Amerika Serikat (AS) yang punya kemampuan untuk mencegat rudal balistik. Pemasangan yang mudah dan pengubahan posisinya yang fleksibel membuat THAAD menjadi sistem pertahanan misil paling mumpuni untuk saat ini.

Sistem rudal THAAD dikembangkan oleh Lockheed Martin Missile and Space di Amerika Serikat pada tahun 1992. Rudal ini telah menunjukkan kemampuannya untuk mencegah serangan rudal di udara pada tahun 2008 silam setelah melakoni sejumlah percobaan.

Selain sejumlah fakta umum yang telah disebutkan, terdapat pula beberapa fakta menarik tentang rudal THAAD milik AS ini.

Fakta Rudal THAAD Milik AS


1. Punya Kecepatan Tinggi


Kemampuan THAAD dalam mencegah serangan rudal di udara mampu mencapai jarak 200 km dengan maksimum ketinggian 150 km. Kecepatan THAAD juga mencapai 8,24 mach atau setara dengan 10.175 km/jam.

Baca Juga Spesifikasi Sistem Rudal THAAD, Pencegat Balistik Andalan AS

Rudal THAAD bekerja dengan cara menembak jatuh rudal yang ada baik di dalam maupun di luar atmosfer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Rekomendasi
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Berita Terkini
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved