Dihantam Puing-puing Luar Angkasa, Satelit Tua Soviet Pecah di Orbit

Kamis, 31 Agustus 2023 - 10:56 WIB
loading...
A A A
Satelit tua Uni Soviet dan roket bekas yang ditinggalkan pada ketinggian di atas 800 km menjadi perhatian besar bagi para peneliti ruang angkasa. Mereka mengambang terlalu tinggi untuk dapat dijatuhkan oleh tarikan gravitasi Bumi dan hancur dalam atmosfer bumi.

Pada Februari 2009, sebuah satelit yang diberi nama Kosmos 2251 menabrak satelit operasional perusahaan telekomunikasi AS Iridium di ketinggian 789 kilometer di atas Bumi. Tabrakan itu menciptakan awan puing ruang angkasa raksasa.

Baca juga; Hanya Berjarak 14 Meter, Laboratorium Luar Angkasa China Nyaris Ditabrak Puing Satelit Rusia

Insiden tersebut, bertanggung jawab atas sebagian besar pecahan sampah luar angkasa yang saat ini berhamburan di sekitar Bumi. Termasuk dampak uji coba rudal anti-satelit China pada tahun 2007.

Pada Januari 2023, satelit mata-mata Soviet yang mati dan roket bekas Soviet berada dalam jarak 6 meter satu sama lain di wilayah yang berantakan sekitar 1.000 km di atas Bumi. Tabrakan penuh antara kedua benda tersebut akan menghasilkan ribuan puing baru yang berbahaya.

Para peneliti tidak mengetahui dan kemungkinan besar tidak akan pernah mengetahui penyebab pecahan puing (fragmentasi) Kosmos yang hancur akibat tabrakan pada Rabu, 30 Agustus 2023. Apalagi radar berbasis bumi hanya melacak objek yang berukuran lebih dari 10 sentimeter.
Dihantam Puing-puing Luar Angkasa, Satelit Tua Soviet Pecah di Orbit
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Jejak Molekuler Aneh...
Jejak Molekuler Aneh Ungkap Petunjuk tentang Kehidupan di Luar Angkasa
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Negara Pecahan Soviet...
Negara Pecahan Soviet Ini Ingin Gabung NATO, tapi Ditentang Rakyatnya
Satelit N5 Sasar Daerah...
Satelit N5 Sasar Daerah Terpencil dan Terluar
Rekomendasi
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
10 Jurusan S2 dengan...
10 Jurusan S2 dengan Gaji Paling Tinggi di Luar Negeri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved