DeepMind Bermitra dengan Google Cloud, Beri Watermark pada Gambar Produk AI
Rabu, 30 Agustus 2023 - 10:45 WIB
loading...
Google Deepmind, divisi penelitian AI Google, bekerja sama dengan Google Cloud meluncurkan alat untuk memberi watermark dan mengidentifikasi gambar yang dihasilkan AI. Foto/Google
A
A
A
MENLO PARK - Google Deepmind, divisi penelitian AI Google, bekerja sama dengan Google Cloud meluncurkan alat untuk memberi watermark dan mengidentifikasi gambar yang dihasilkan AI. Namun, ini berlaku hanya pada gambar yang dibuat oleh model penghasil gambar milik Google sendiri.
Alat tersebut, yang disebut SnythID dan tersedia dalam versi beta untuk pengguna Vertex AI tertentu. Platform Google untuk membuat aplikasi dan model AI ini menyematkan watermark (tanda air) digital langsung ke dalam piksel gambar.
Jadi membuatnya seolah-olah tidak terlihat oleh mata manusia tetapi dapat dideteksi oleh algoritma. SynthID hanya mendukung Imagen, model teks ke gambar Google, yang tersedia secara eksklusif di Vertex AI.
Baca juga; Fokus Kembangkan Teknologi AI, Google Bentuk Tim DeepMind
“Meskipun AI generatif dapat membuka potensi kreatif yang sangat besar, hal ini juga menghadirkan risiko baru. Seperti memungkinkan pembuat konten menyebarkan informasi palsu, baik secara sengaja maupun tidak,” tulis DeepMind dalam postingan blognya dikutip SINDOnews dari laman TechCrunch, Rabu (30/8/2023).
Google sebelumnya mengatakan akan menyematkan metadata untuk memberi sinyal pada media visual yang dibuat oleh model AI generatif. SynthID, tentu saja, melangkah lebih jauh dari ini.
Alat tersebut, yang disebut SnythID dan tersedia dalam versi beta untuk pengguna Vertex AI tertentu. Platform Google untuk membuat aplikasi dan model AI ini menyematkan watermark (tanda air) digital langsung ke dalam piksel gambar.
Jadi membuatnya seolah-olah tidak terlihat oleh mata manusia tetapi dapat dideteksi oleh algoritma. SynthID hanya mendukung Imagen, model teks ke gambar Google, yang tersedia secara eksklusif di Vertex AI.
Baca juga; Fokus Kembangkan Teknologi AI, Google Bentuk Tim DeepMind
“Meskipun AI generatif dapat membuka potensi kreatif yang sangat besar, hal ini juga menghadirkan risiko baru. Seperti memungkinkan pembuat konten menyebarkan informasi palsu, baik secara sengaja maupun tidak,” tulis DeepMind dalam postingan blognya dikutip SINDOnews dari laman TechCrunch, Rabu (30/8/2023).
Google sebelumnya mengatakan akan menyematkan metadata untuk memberi sinyal pada media visual yang dibuat oleh model AI generatif. SynthID, tentu saja, melangkah lebih jauh dari ini.
Lihat Juga :