Google Gunakan Cara Baru untuk Lawan Malware Pra-instal

Selasa, 22 Agustus 2023 - 15:27 WIB
loading...
Google Gunakan Cara...
Cara Baru untuk Lawan Malware Pra-instal. FOTO/ DAILY
A A A
CUPERTINO - Selama bertahun-tahun, Google telah menggunakan berbagai tindakan keamanan untuk menggagalkan ancaman yang terus berkembang terhadap sistem Android.

BACA JUGA - Google Berikan Opsi Atasi Gangguan Kesalahan Lokasi Google Maps

Masalah yang muncul dari malware pra-instal telah mendorong perusahaan untuk mengizinkan pengguna memeriksa sistem operasi mereka terhadap catatan publik yang diverifikasi.

Saat ini, Google menggunakan cara baru untuk melawan malware pra-instal tersebut. Pemilik smartphone dan tablet Pixel kini dapat menggunakan Google Pixel Binary Transparency untuk memastikan firmware mereka cocok dengan data penginstalan tepercaya.

Fitur ini hadir sebagai tanggapan atas meningkatnya frekuensi peretas yang merusak perangkat lunak di perangkat Android sebelum menjangkau pelanggan.

Peneliti keamanan baru-baru ini memberika peringatan atas malware yang dapat diinstal sebelumnya di jutaan perangkat Android di seluruh dunia.

Vendor yang menawarkan smartphone, tablet, atau produk lain yang lebih murah mungkin menggunakan firmware berbasis Android dari sumber yang meragukan, memungkinkan peretas menyelinapkan kode berbahaya ke perangkat.

Penyerang juga dapat membahayakan pengembang aplikasi pra-instal yang sering disertakan produsen dalam produk mereka, yang pada akhirnya mencuri informasi pengguna atau menipu mereka untuk melakukan pembelian yang mahal, sebagaimana dihimpun dari Techspot pada Selasa (22/8/2023).

Data menunjukkan masalah tersebut terutama memengaruhi pengguna di Eropa Timur dan Asia Tenggara. Analis keamanan telah mengamati merek perangkat Android seperti Oppo, OnePlus, Realme, dan Xiaomi yang mempraktikkan kebijakan firmware tidak aman.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Iran Gempur Pusat Data...
Iran Gempur Pusat Data Amazon dan Oracle, Google dan YouTube Selanjutnya
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
Rekomendasi
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved