Teknologi Satelit NASA Bantu Petani Bangladesh Gunakan Air dan Kurangi Limbah
Kamis, 10 Agustus 2023 - 10:42 WIB
loading...
A
A
A
Selama bertahun-tahun, praktik irigasi yang intensif dan tidak berkelanjutan, seperti memompa lebih banyak air ke ladang daripada yang diperlukan, telah menurunkan tingkat air tanah negara itu. Apalagi hujan monsun sekarang tidak cukup untuk mengisi kembali air bawah tanah yang diekstraksi.
Baca juga; Pertanian, Sektor Terkuat Eknonomi Bangsa
Selain itu, mengoperasikan pompa diesel untuk mengalirkan air ke ladang mahal dan penggunaan solar sebagai bahan bakar mengakibatkan polusi karbon dioksida ke atmosfer. Jadi penggunaan teknologi seperti IRAS akan berguna untuk menghemat air tanah sambil membantu negara mengurangi emisi karbon dioksida.
“Untuk menciptakan pertanian yang berkelanjutan dan tahan iklim di masa depan, kita perlu meminimalkan limbah irigasi. Termasuk menghilangkan karbon produksi dengan menggunakan solusi terjangkau yang dapat diskalakan secara global,” kata Hossain.
Timnya, yang telah bekerja sama dengan 10 juta petani di seluruh Bangladesh per Juni tahun ini. Diperkirakan IRAS berpotensi mengurangi limbah air di pertanian sebesar 30% dan mengurangi emisi karbon sebesar 300.000 ton setiap tahun.
Baca juga; Pertanian, Sektor Terkuat Eknonomi Bangsa
Selain itu, mengoperasikan pompa diesel untuk mengalirkan air ke ladang mahal dan penggunaan solar sebagai bahan bakar mengakibatkan polusi karbon dioksida ke atmosfer. Jadi penggunaan teknologi seperti IRAS akan berguna untuk menghemat air tanah sambil membantu negara mengurangi emisi karbon dioksida.
“Untuk menciptakan pertanian yang berkelanjutan dan tahan iklim di masa depan, kita perlu meminimalkan limbah irigasi. Termasuk menghilangkan karbon produksi dengan menggunakan solusi terjangkau yang dapat diskalakan secara global,” kata Hossain.
Timnya, yang telah bekerja sama dengan 10 juta petani di seluruh Bangladesh per Juni tahun ini. Diperkirakan IRAS berpotensi mengurangi limbah air di pertanian sebesar 30% dan mengurangi emisi karbon sebesar 300.000 ton setiap tahun.
(wib)
Lihat Juga :