Viral Video Hoaks Covid-19, Facebook Akui Butuh Waktu Lebih Lama Hapus Konten
Kamis, 30 Juli 2020 - 00:02 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum Facebook mengambil langkah, video itu sudah viral dan ditonton jutaan kali. Bahkan, sudah dibagikan oleh jutaan pengguna, termasuk Presiden AS Donald Trump dan putranya di Twitter.
Konten video tersebut menampilkan kelompok non-ahli yang menolak untuk memakai masker sambil menggembar-gemborkan pengobatan terhadap Covid-19 lewat cara yang belum diverifikasi kebenarannya.
Setelah mendapatkan banyak perhatian dan viral, bahkan di platform lain seperti YouTube dan Twitter, Facebook baru menghapusnya dan mencoba menahan penyebarannya melalui kemampuan repost.
“Kami telah menghapus video ini karena membuat klaim palsu tentang penyembuhan dan pencegahan untuk COVID-19. Orang yang bereaksi, mengomentari, atau berbagi video ini, akan melihat pesan yang mengarahkan mereka ke informasi otoritatif tentang virus,” kata juru bicara Facebook.
Perusahaan mengatakan telah menghapus lebih dari 7 juta konten yang menyesatkan atau salah terkait dengan coronavirus antara bulan April hingga Juli.
Konten video tersebut menampilkan kelompok non-ahli yang menolak untuk memakai masker sambil menggembar-gemborkan pengobatan terhadap Covid-19 lewat cara yang belum diverifikasi kebenarannya.
Setelah mendapatkan banyak perhatian dan viral, bahkan di platform lain seperti YouTube dan Twitter, Facebook baru menghapusnya dan mencoba menahan penyebarannya melalui kemampuan repost.
“Kami telah menghapus video ini karena membuat klaim palsu tentang penyembuhan dan pencegahan untuk COVID-19. Orang yang bereaksi, mengomentari, atau berbagi video ini, akan melihat pesan yang mengarahkan mereka ke informasi otoritatif tentang virus,” kata juru bicara Facebook.
Perusahaan mengatakan telah menghapus lebih dari 7 juta konten yang menyesatkan atau salah terkait dengan coronavirus antara bulan April hingga Juli.
(wbs)
Lihat Juga :